Tuai Polemik dan Kini Ditunda, Inilah Sejumlah Fakta Soal Imunisasi Meases Rubella

Fatah mengatakan pihaknya menunda pelaksanaan imunisasi hingga menunggu kejelasan dari

Tuai Polemik dan Kini Ditunda, Inilah Sejumlah Fakta Soal Imunisasi Meases Rubella
Hello Sehat
Imunisasi 

4. Fatwa MUI

Dalam waktu yang bersamaan,  Direktorat LPPOM MUI,  Nardi Pratomo menjelaskan persoalan halal atau haram adalah soal agama.

Ia menambahkan yang menentukan haram atau halal atas sesuatu adalah otoritas agama.

"Masalah halal-haram, itu terminologi agama. Bukan terminologi sosial, bukan terminologi politik, bukan terminologi kesehatan. Artinya, menentukan ini halal atau haram memang balik pada otoritas keagamaan," katanya.

Namun, khusus soal imunisasi, Nardi menyatakan ada fatwa yang dikeluarkan MUI.

Fatwa tersebut adalah fatwa Nomor 4 Tahun 2016 soal imunisasi yang menyatakan imunisasi diperbolehkan asal menggunakan vaksin yang halal dan suci.

"Tetapi soal imunisasi, MUI mengeluarkan fatwa Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi, yang salah satunya menegaskan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan untuk kepentingan menjaga kesehatan, baik individu maupun kesehatan masyarakat. Akan tetapi imunisasi yang tadi dibolehkan itu wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci.

"Fatwa MUI sudah disampaikan bahwa ini mubah. Artinya, imunisasi ini manfaatnya jauh lebih banyak daripada mudaratnya," ungkapnya.

Nardi pun menyampaikan yang ditakutkan jika tidak memiliki sertifikat halal adalah mengandung kandungan dari hewan haram yakni Babi, sebab DNA manusia dengan hewan tersebut adalah sama. (Teddy Malaka)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved