Vaksin MR Tidak Bermasalah Secara Medis, Hanya Belum Memiliki Sertifikasi Halal

Manfaatnya sangat baik, ini untuk imunitas komunitas dan pencegahan dari Rubella, sebagaimana kita ketahui di Babel sendiri

Vaksin MR Tidak Bermasalah Secara Medis, Hanya Belum Memiliki Sertifikasi Halal
Bangka Pos/Krisyanidayati
Konferensi pers Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah didampingi kepala dinas kesehatan Babel, Mulyono di ruang kerjanya, Jum'at (3/7/2018). . 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyono Susanto meminta masyarakat tidak risau dengan Vaksin Measles Rubella (MR) yang belum mendapatkan sertifikasi halal.

Ia mengatakan secara medis vaksin ini sudah memenuhi ketentuan dan tidak akan memberikan efek.

Namun, pihaknya mengeluarkan edaran penundaan sementara terkait vaksin lantaran adanya edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) vaksin MR belum mengantongi sertifikat halal.

"Adanya kebijakan pak Gubernur untuk menunda sementara ini untuk menghilangkan kekhawatiran dan keraguan masyarakat serta melindungi masyarakat sampai antara kemenkes dengan MUI selesai membahas soal ini. Secara medis kandungannya tidak masalah, hanya belum ada sertifikat halal," saat konferensi pers, Jum'at (3/8/2018).

Menurutnya, imunisasi ini juga sudah dilaksanakan di Pulau Jawa pada 2017 silam, lantaran dinilai bisa menekan campak maka ini juga dilakukan di luar pulau Jawa secara nasional.

Ia berharap nantinya, setelah adanya keputusan dari pusat khususnya Kemenkes dan MUI terkait hal ini, masyarakat tidak lagi khawatir atau menolak hal ini.

"Manfaatnya sangat baik, ini untuk imunitas komunitas dan pencegahan dari Rubella, sebagaimana kita ketahui di Babel sendiri sudah ada kasus rubella, yang tidak hanya menyerang anak, tapi juga berbahaya bagi ibu hamil," katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya akan tetap melayani apabila masyarakat ada yang meminta ini melalui pelayanan kesehatan.

"Kalau misalnya ada yang non muslim, meminta anaknya untuk divaksin Rubela puskesmas tetap harus memberikan pelayanan, karena vaksinnya tidak masalah, hanya saja belum tersertifikasi halal," katanya.

Mulyono mengatakan pemberian vaksin Rubella penting untuk imunitas komunitas, sehingga nantinya generasi muda tidak terserang rubella yang dapat berakibat fatal pasalnya penyakit ini menular.

"Rubella hampir sama dengan campak gejalanya, seperti demam, bercak merah dan apabila ada yang terserang ini, kemudian ada yang tidak tervaksin akan menular. Apabila sudah terserang rubella bahaya juga apabila nantinya dia hamil anak yang dikandungnya bisa mengalami kelaianan," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help