Home »

Lokal

» Bangka

Dipanggil Ketum Partai Nasdem, Tarmizi Diminta Calonkan Diri Jadi Caleg DPR RI

Jika berhasil menjadi Anggota DPR RI ia akan memperjuangkan kenaikan harga lada dan karet di Babel.

Dipanggil Ketum Partai Nasdem, Tarmizi Diminta Calonkan Diri Jadi Caleg DPR RI
Bangka Pos/Nurhayati
Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengaku sebenarnya tidak mempunyai keinginan untuk mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dari Partai Nasdem setelah kalah dalam Pilkada Bangka 2018 pada tanggal 27 Juni lalu.

Namun menurutnya, dia dipanggil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI. Untuk itulah ia memutar haluan dari birokrasi terjun menjadi politisi demi membesarkan Partai Nasdem.

"Saya dipanggil oleh DPP Nasdem untuk maju sebagai calon anggota DPR RI jadi partai minta saya, bukan saya yang mengajukan. Tentu sebagai salah satu syaratnya kita menjadi anggota partai sudah keluar kartu anggotanya. Saya memang sebetulnya dari awal untuk tidak maju lagi ingin istirahat sudah selama 30 tahun mengabdi di pemerintahan ini. Sudah perintah partai kemudian membesarkan partai dalam rangka supaya pemerintahan berjalan dengan baik, saya diminta maju," jelas Tarmizi kepada bangkapos.com, saat konfrensi pers, Sabtu (4/8/2018) di RM Putri Denai

Menurut Tarmizi, semua persyaratannya untuk maju menjadi caleg DPR RI diurus Partai Nasdem. Dirinya hanya melengkapi persyaratan yang kurang lengkap.

"Semuanya dari DPP. Saya hanya menyiapkan badan saja. Sudah ketemu dengan Ketua DPW, DPC, dewan pembina dan DPP di Jakarta juga sudah bertemu beberapa kali. Jadi kita siap untuk berbuat bagi Partai Nasdem ini kedepan," tegas Tarmizi.

Jika berhasil menjadi Anggota DPR RI ia akan memperjuangkan kenaikan harga lada dan karet di Babel. Pasalnya penentuan harga karet dan lada bukan ditentukan oleh daerah tetapi masalah nasional.

"Sebagai anggota DPR RI bisa memanggil menteri mengapa tidak dibangun pabrik ban, memanggil menteri perdagangan, mengapa tidak kerjasama dengan negara lainn tidak G to G. Ini masalahnya masalah nasional. Anggota DPR RI selama ini hanya diam saja menyalahkan daerah. Harusnya dia yang berjuang panggil menterinya, lapor ke presiden buat pabrik yang banyak, kerjasama dengan Turki kerjasama dengan negara lain agar harga karet dan lada naik," saran Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help