Home »

Lokal

» Bangka

Tarmizi Ingatkan Bupati Bangka Terpilih Jangan Sampai Gagal Bayar

Komisi I DPRD Kabupaten Bangka berkonsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri agar bisa mempercepat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Terpilih

Tarmizi Ingatkan Bupati Bangka Terpilih Jangan Sampai Gagal Bayar
Dokumen Bangka Pos
Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM -- Komisi I DPRD Kabupaten Bangka berkonsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri agar bisa mempercepat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Terpilih yakni Mulkan dan Syahbudin terkait dengan pengunduran diri Bupati dan Wakil Bupati Bangka Incumbent Tarmizi Saat dan Rustamsyah yang mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPR RI dan DPRD Babel.

Menurut Bupati Bangka Incumbent H Tarmizi Saat, silahkan jika Anggota DPRD Kabupaten Bangka ingin berkonsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri.
Dia mengatakan terserah keputusan Menteri Dalam Negeri namun berdasarkan peraturan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bangka berakhir pada tanggal 25 September 2018 nanti.

"Tidak bisa dipercepat kalau dilantik sebelum tanggal 25 September tidak mungkin. Mungkin bisa saja dipercepat silakan saja itu hak anggota DPRD untuk bertanya, tapi itu domainnya biro pemerintahan dan domain dari provinsi," jelas Tarmizi dalam konfrensi persnya, Sabtu (4/8/2018) di RM Putri Denai.

Dia menyatakan secara tegas tidak ada masalah dengan pemerintahan di Kabupaten Bangka di mana dia tetap bekerja sampai akhir masa jabatan sebagai Bupati Bangka.

"Tidak ada stagnasi saya rasa. Sudah kita siapkan, nanti bupati baru sudah masuk sudah siap semua tinggal jalan. Lima hari kerja sudah kita masukkan sedang rapat anggaran, honor sudah kita naikkan tinggal nanti duit untuk marbot, untuk untuk warga usia lanjut yang belum, sesuai dengan anggaran terserah. Nanti semua program bupati yang baru dimasukkan anggarannya kalau memungkinkan silakan kalau tidak silakan dibahas tim DPRD dan tim anggaran," ungkap Tarmizi.

Diharapkannya Bupati dan Wakil Bupati Bangka terpilih nanti bisa mencari dana untuk membiayai anggaran pembangunan di Kabupaten Bangka. Pasalnya saat ini dana bantuan dari pemerintah pusat juga berkurang karena negara dalam keadaan defisit.

"Jangan sampai daerah ini juga gagal bayar. Kita tidak pernah gagal bayar dari zaman Bupati Bangka Pak Djarab, Pak Haryono, Pak Bustan, Pak Eko, Pak Yusroni dan saya tidak pernah gagal bayar. Gagal bayar itu proyek sudah jalan tidak ada duit bahaya itu," ingat Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help