10 Hal Terbaru dalam Perekrutan CPNS 2018, Simak dan Ikuti Syarat dan Caranya!

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan kesiapannya menyelenggarakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2018.

10 Hal Terbaru dalam Perekrutan CPNS 2018, Simak dan Ikuti Syarat dan Caranya!
Kolase Bangka Pos
Ilustrasi Tes CPNS 

“Ada 220 ribu ASN yang pensiun, oleh sebab itu dalam waktu dekat ini diumumkan formasinya untuk menempati posisi di pemerintah daerah dan kementerian atau lembaga. Seleksi akan dilakukan BKN,” jelasnya.

Pihaknya memakai sistem minus growth sehingga jumlah yang diterima bakal kurang dari 220 ribu orang. Khusus tahun ini, bakal ada formasi khusus untuk posisi guru dan kesehatan. “Formasi guru dan tenaga kesehatan ini di luar dari teknis yang telah ditetapkan tadi," ujarnya.

8. Kebutuhan pegawai pemerintah daerah

Jika CPNS 2017 lebih banyak untuk kebutuhan pegawai kementerian/lembaga, CPNS 2018 nanti sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah maupun provinsi.

Baca: 2 Tahun Berlalu, Nikita Mirzani Blak-blakan Cerita Dibalik Kasusnya dengan Almarhumah Jupe!

9. Teknis Khusus Guru dan Tenaga Honorer

Mengenai guru honorer, Asman, menjelaskan, akan ada sistem saat proses penerimaan. Ini untuk memilah agar guru honorer yang belum berumur 35 tahun dimungkinkan mengikuti tes CPNS 2018. Patokan usia ini sesuai dengan persyaratan untuk dapat mengikuti seleksi CPNS.

"Khusus guru honorer bakal ada teknis khusus yang harus dilakukan. Guru honorer kan sekarang tak bisa lagi tanpa tes. Jadi, bagi yang memenuhi syarat K2 silakan ikut tes. Rekrutmen dilakukan secara terbuka,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Namun, bagi tenaga honorer yang berusia di atas 35 tahun sedang disiapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang hampir final.

Baca: Xiaomi Akan Luncurkan Ponsel Baru Rp 400 Ribuan, Ini Kelebihannya

10. Sistem Pengaduan Online dan Offline

Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8-10 juta pendaftar.

Baca: Masjid Ini Live Facebook Saat Gempa, Sang Imam Tak Beranjak dari Tempat Salat Jadi Viral

Sistem Helpdesk dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN.

(TRIBUN-TIMUR.COM/AQSA RIANDY PANANRANG)

Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved