Inilah 4 Hoaks Tentang CPNS 2018, Jangan Percaya!

Jadwal pendaftaran CPNS 2018 masih simpang siur. Inilah 4 Hoaks Tentang CPNS 2018, Jangan Percaya!

Inilah 4 Hoaks Tentang CPNS 2018, Jangan Percaya!
Kompilasi Bangka Pos
Hoax 

"Iya juknis (petunjuk teknis) pemberkasan itu hoaks," kata Ridwan kepada Kompas.com.

Ridwan meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar terkait CPNS 2018.

"Sudah berkali-kali kami sampaikan agar hanya memercayai referensi informasi dan Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan BKN," kata Ridwan. 

4. Hoaks Surat Kemenpan RB tentang Pembekalan CPNS

Surat palsu Sekretaris KemenPAN RB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah. Surat tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya, serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan. (Dok. Kemenpan RB)
Surat palsu Sekretaris KemenPAN RB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah. Surat tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya, serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan. (Dok. Kemenpan RB) ()

Surat bertanda tangan Sekretaris Kemenpan RB mengenai daftar nama peserta pembekalan CPNS adalah tidak benar alias hoaks.

Kemenpan RB menyatakan tak pernah mengeluarkan surat ini. Informasi soal penyebaran surat ini didapatkan kementerian dari masyarakat. "Kami dapat beberapa info dari masyarakat. Itu hoax," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Kemenpan RB Mudzakir kepada Kompas.com, Rabu (1/8/2018).

Surat tersebut ditujukan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kepala daerah tingkat kabupaten atau kota, pejabat pembina kepegawaian pusat, dan pejabat pembina kepegawaian daerah.

Para pejabat terkait diminta unutk mengumumkan nama calon PNS dan memberikan pembekalan.

Surat palsu Sekretaris KemenPAN RB kepada para Kepala Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah.

Surat tersebut menyebut adanya nama calon PNS dan formasinya, serta meminta para pejabat tersebut untuk mengumumkan dan memberi pembekalan.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help