KKN UBB Sosialisasikan Budidaya Jamur Tiram

Budidaya jamur tiram juga tidak hanya sekedar dijadikan hasil panen mentah saja, akan tetapi dapat menjadi berbagai produk

KKN UBB Sosialisasikan Budidaya Jamur Tiram
istimewa
warga Desa Cendil melakukan praktek budidaya jamur Tiram, didepan kantor Desa Cendil, Minggu (5/8/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

 BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Bangka Belitung (KKN UBB) menggelar sosialisasi budidaya jamur tiram di Kantor Desa Cendil Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur.

Kegiatan ini merupakan program pokok KKN Tematik UBB dengan maksud dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terkhusus di Desa Cendil.

Sosisalisasi ini dihadiri oleh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Eka Sari, Dosen UBB, Anggraini, masyarakat Cendil (Gapoktan, PKK dan Karang Taruna).

Sosialisasi budidaya jamur tiram disambut hangat oleh masyarakat Cendil, pasalnya sebelumnya belum pernah diadakan kegiatan budidaya jamur tiram.

Kegiatan yang dikemas dengan sederhana atau bisa dikatakan budidaya jamur tiram skala rumah tangga sehingga memudahkan peserta memahami setiap tahapanya.

Sosialisasi ini juga dilengkapi dengan simulasi di outdoor (halaman depan kantor desa) dan setiap peserta dibagi perkelompok untuk melakukan pengisian media (bag log) sampai penanaman jamur tiram.

Eka Sari selaku pemateri pada sosialisasi jamur tiram ini mengatakan kegiatan ini berjalan dengan baik dan masyarakat yang mengikuti sangat antusias.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 2 jam berlangsung dengan lancar dan interaktif.

“Budidaya jamur tiram juga tidak hanya sekedar dijadikan hasil panen mentah saja, akan tetapi dapat menjadi berbagai produk olahan berbahan dasar jamur tiram seperti jamur tiram krispi, nugget, jeli dan harapan kedepannya dapat dijadikan suatu ikon Desa Cendil tidak hanya terasi mengguru dan keripik sukun saja, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa”, kata Eka, Dosen program studi Biologi ini (5/8/2018).

Robiyanto Ketua KKN Tematik UBB mengatakan pelaksanaan pelatihan ini untuk menambah pegetahuan wirausaha baru di Desa Cendil agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Penggunaan bahan untuk media jamur tiram yang digunakan yaitu hasil dari limbah pabrik sawit di Desa Cendil yang belum termanfaatkan seperti Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan limbah serbuk gergaji serta dedak padi dapat dijadikan produk yang dapat memilki potensi meningkatkan ekonomi masyarakat.

“pelatihan dengan materi langsung simulasi cara budidaya jamur (didalam media jamur; bag log) diharapkan karang taruna, PKK dan masyarakat dapat menerapkan di rumah dengan teknolog yang sederhana”, ujar Ketua KKN Tematik UBB. (*)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help