Luna Maya dan Jessica Iskandar Kompak Posting #savekomodo, Habitat Komodo Terancam

Luna Maya dan Jessica Iskandar Kompak Posting #savekomodo, Habitat Komodo Terancam

Luna Maya dan Jessica Iskandar Kompak Posting #savekomodo, Habitat Komodo Terancam
Kolase Bangka Pos -- KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Pulau Rinca Komodo 

Pulau ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, karena merupakan kawasan Taman Nasional Komodo bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Padar dan Gili Motang.

Titik tertinggi pulau ini berada di Doro (Gunung) Ora, 670 m dpl.

Di pulau ini hidup berbagai jenis binatang seperti komodo, babi liar, kerbau dan burung. Pulau Rinca dapat dicapai dengan perahu kecil dari Labuan Bajo di Flores barat.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Kepala BTNK, Budhy Kurniawan (pegang mic), saat menerima kedatangan peserta aksi demo, Senin (6/8/2018).
Kepala BTNK, Budhy Kurniawan (pegang mic), saat menerima kedatangan peserta aksi demo, Senin (6/8/2018). (POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus)

Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) akhirnya memutuskan menghentikan sementara aktivitas pembangunan rest area di dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), yaitu di Pulau Rinca.

Kepala BTNK, Budhy Kurniawan, mengatakan itu saat peserta aksi dari Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp Mabar) mendatangi kantornya, Senin (6/8/2018).

"Mulai hari ini kami akan menghentikan sementara aktivitas pembangunan di Pulau Rinca," kata Budhy.

Beberapa orator dari Formapp Mabar saat itu, antara lain Ketua Formapp Mabar Rafael Todowela; pelaku pariwisata Mateus Siagian; Evan Rafael; aktivis LSM Kris Somerpes dan sejumlah peserta aksi lainnya.

Mateus saat itu menyampaikan adanya kejanggalan terkait pembangunan rest area di Rinca. Antara lain izinnya sudah lewat batas waktu, konsultasi publik tidak dilakukan karena hanya sosialisasi terbatas kepada warga tertentu.

Sementara Kris menyampaikan bahwa tuntutan untuk menghentikan pembangunan di Rinca itu bukan hanya karena alasan kawasan konservasi semata tetapi ada hal lain.

Halaman
1234
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help