Luna Maya dan Jessica Iskandar Kompak Posting #savekomodo, Habitat Komodo Terancam

Luna Maya dan Jessica Iskandar Kompak Posting #savekomodo, Habitat Komodo Terancam

Luna Maya dan Jessica Iskandar Kompak Posting #savekomodo, Habitat Komodo Terancam
Kolase Bangka Pos -- KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Pulau Rinca Komodo 

Laporan masyarakat pada Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 20.00 Wita.

Setelah menerima laporan, petugas dari Resort Padar, Loh Sebita dan juga dari Labuan Bajo langsung menuju lokasi untuk memadamkan api.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 03.10 dinihari tadi,"ucap Budi kepada Kompas.com, Kamis (2/8/2018).

2. Dampak dari Kebakaran.

Budi menyebut, Gililawa Darat merupakan salah satu spot wisata favorit di Taman Nasional Komodo yang biasa dikunjungi wisatawan setelah menyelam.

Para wisatawan baik domestik dan mancanegara, bisa menikmati sunset atau sunrise di Gililawa Darat.

Kini semua sudah harus dibenahi lagi sedari awal.

Dikutip dari Kompas.com. kebakaran terssebut menimbulkan dampak yang tentu saja begitu besar dan sangat merugikan.

"Dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran itu, tentunya karena itu merupakan spot treking dan untuk foto-foto, maka dalam beberapa waktu ke depan, potensi itu tidak bisa dinikmati lagi oleh pengunjung,"ucap Budi seperti dikutip dari Kompas.com.

Gililawa, TN Komodo
Gililawa, TN Komodo (Kompas.com)

3. Tidak ada Komodo dan Inilah Jenis Wisata di Gililawa Darat

Budi Kurniawan juga sempat menjelaskan bahwa Gililawa memang bukan habitat komodo.

Budi menyebut, Gililawa Darat merupakan salah satu spot wisata favorit di Taman Nasional Komodo yang biasa dikunjungi wisatawan setelah menyelam.

Para wisatawan baik domestik dan mancanegara, bisa menikmati sunset atau sunrise di Gililawa Darat.

Lokasi tersebut lebih didominasi oleh padang savana yang biasa digunakan untuk berfoto-foto para wisatawan.

Meski tidak mengganggu habitat satwa Komodo, namun kebakaran itu berdampak bagi pengunjung atau wisatawan yang ingin menikmati pemandangan indah di daerah itu.

Berikut video detik-detik kebakaran yang sempat beredar viral di media sosial:

4. Penyebab Kebakaran dan Terduga Pelaku

Budi juga mengatakan bahwa laporan kebakaran yang diterima juga diselingi dengan isu penyebab kebakaran.

Sambil melakukan upaya pemadaman, para petugas mencari tahu mengenai penyebab terbakarnya sebagian lahan savana di Gililawa Darat.

Para pengunjung yang terakhir turun dari bukit sebelum terbakar pun didata.

Kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap awak kapal dan pemandu wisata yang diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran.

Dikutip dari Kompas.com, diduga penumpang kapal “Indonesia Juara” sebagai pelaku terjadinya kebakaran.

“Yang namanya pengunjung kan perilakunya macam-macam ya, kadang memang diperlukan kesadaraan oleh seluruh pihak,” kata Budhy.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, petugas pun menyita Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemandu wisata dan nahkoda kapal beserta dokumen kapal.

5. Respon Pihak Tour dan Travel "Indonesia Juara" yang Salah Satu Penumpangnya Diduga Sebagai Pelaku

Setelah rumor bahwa salah satu tour dan travel 'Indonesia Juara' itu diduga menjadi pelaku penyebab kebarakan, akun Instagram resmi perusahaan itu pun merespon.

TribunJatim.com mencoba menilik beberapa postingan terbaru milik jasa tour dan travel @indonesiajuaratrip.

Dalam Instagram Story yang terbaru, sebuah pernyataan permohonan maaf diposting.

Mereka menyatakan bahwa siap bertanggung jawab dengan segala proses hukum yang akan dilakukan.

Diisukan bahwa salah satu penumpang yang saat itu sedang dibawa oleh tim tour guide mereka melakukan kesalahan.

Dan pada akhirnya mereka juga bertekad untuk langsung menindak tegas tim tour guide perusahaan dengan memecatnya.

Postingan Indonesia Juara Trip
Postingan Indonesia Juara Trip (instagram/@indonesiajuaratrip)

6. Sebuah Foto yang Diunggah 'Indonesia Juara Trip' Jadi Sasaran Bully Netizen

Sebuah foto yang diunggah terakhir kali oleh akun @indonesiajuaratrip berisi seorang perempuan yang tengah berfoto di atas kapal.

Dalam foto tersebut ia kenakan baju putih dengan pemandangan indah padang savana di belakangnya.

Foto tersebut langsung dirundung beribu-ribu komentar di kolom postingannya terkait isu ini.

Berbagai macam hujatan, kritik, hingga ancaman terus berdatangan dari netizen di media sosial.

7. Isu Kembang Api dan Rokok yang Mencuat.

Pihak Taman Nasional Pulau Komodo sendiri sebelumnya sudah menduga bahwa api berasal dari sebuah puntung rokok.

Hingga saat ini polisi memang belum memberikan keterangan secara lengkap soal kronologi insiden tersebut.

Namun, isu yang mencuat lainnya di media sosial adalah cerita-cerita dari saksi mata.

Salah satunya diunggah oleh sebuah akun gosip viral yakni Lambe Turah.

Diceritakan bahwa saksi mata yang kebetulan berada di sana berujar bahwa itu bukan hanya disebabkan oleh api rokok saja.

Melainkan ada pemicu kembang api yang digunakan untuk keperluan dokumentasi 'footage' yang biasa dilakukan para wisatawan.

Berikut postingannya (geser untuk melihat postingan di bawah):

(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved