Gempa Lombok

Masjid Roboh Saat Warga Sedang Shalat, Korban Belum Bisa Dievakuasi Karena Tak Ada Alat

Ada warga yang terjebak dalam bangunan masjid yang roboh saat gempa melanda Lombok. Bahkan ada yang belum dievauasi

Masjid Roboh Saat Warga Sedang Shalat, Korban Belum Bisa Dievakuasi Karena Tak Ada Alat
Sutopo Purwo Nugroho/BPBD
Masjid Roboh 

BANGKAPOS.COM - Gempa yang melanda Lombok berlangsung saat warga sedang menjalankan ibadah Shalat Isya. Warga yang sedang shalat terjebak bangunan masjid yang roboh.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan masih ada warga yang belum dievakuasi.

Melalui akun twitter miliknya, Sutopo memposting foto sebuah masjid yang roboh di Desa Lading-lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.

Ia mengungkapkan ada warga yang tertimpa masjid yang roboh.

"Masih terdapat korban yang tertimpa lantai masjid roboh belum dievakuasi di Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Tidak ada alat berat menyebabkan evakuasi terkendala. Evakuasi dilakukan manual," cuit Sutopo, Senin (6/8/2018).

Sebelumnya sebuah video yang merekam siaran langsung salat jamaah di Musholla As-Syuhada Bali menjadi viral di media sosial.

Saat terjadinya gempa di Bali hingga Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8/2018) malam, tempat ibadah ini tengah mengelar siaran langsung via fitur Live Facebook.

Dalam video yang diunggah akun Facebook Musholla As-Syuhada Blk itu merekam detik-detik terjadinya gempa hingga guncangan usai.

Awalnya salat jamaah di mushola itu berjalan khitmad pada rekaat pertama.

Namun pada di tengah-tengah rekaat kedua guncangan gempa mulai dirasakan para jamaah mushola tersebut.

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help