Banggar Bersama OPD Babel Terus Maraton Rapat RKUA-PPAS 2019, Bahas Rencana Utang Pemprov Babel

Sejak pagi tadi, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus maraton menggelar rapat

Banggar Bersama OPD Babel Terus Maraton Rapat RKUA-PPAS 2019, Bahas Rencana Utang Pemprov Babel
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Suasana rapat Banggar DPRD Babel bersama OPD di ruang rapat Banggar , Gedung DPRD Babel, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Sejak pagi tadi, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus maraton menggelar rapat membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara tahun 2019, Selasa (7/8/2018).

Pantauan Bangka Pos di ruang Banggar, tempat berlangsungnya rapat, anggota Banggar terlihat terlibat pembahasan bersama sejumlah pejabat Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Babel sambil menghadap layar proyektor.

Sejumlah pejabat OPD lainnya tampak menunggu di luar ruangan. Mereka antre menunggu giliran pembahasan.

Ketua Banggar DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, masih ada tiga OPD lagi yang akan diundang rapat.

"Insyaallah mungkin sore (pukul 16.00 WIB) ini DPRD dan Gubernur akan menandatangani nota kesepamahan RKUA PPAS ini," kata Didit sesuai sesi istirahat pukul 13.00 WIB.

Didit mengatakan, sejumlah permasalahan mengemuka selama pembahasan RKUA-PPAS hari ini.

Satu di antaranya adalah DPRD menemukan banyak kegiatan yang bersifat seremonial di Dinas Pemuda dan Olahraga Babel.

"Ini (permaslaahan) akan kami serahkan ke komisi‎. Setelah ini disepekati nanti, bukan berarti ini lolos. Karena ini baru RKUA-PPAS, nanti teknisnya dibahas oleh komisi-komisi di badan anggaran," ucap Didit.

Didit mengatakan, rencana Pemprov Babel untuk berutang pada APBD 2019 mendatang saat ini tengah dibahas oleh Komisi I. Rencana itu belum final meskipun sudah masuk dalam RKUA-PPAS 2019 yang sedang dibahas ini.

"Untung utang ini, kami masih menunggu Komisi I. Kalau mereka sepakati akan kami masukkan, kalau tidak disepakati, akan kami tarik (rencana) dana tersebut. Nominalnya sudah masuk (pembahasan), tapi perjanjiannya belum," ujar dia. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help