Erzaldi Gandeng Hipmi Buka Pasar Lada di Moskow

Kita sudah memutuskan untuk memperbanyak pasar, tetapi memasarkan produk tidak serta merta

Erzaldi Gandeng Hipmi Buka Pasar Lada di Moskow
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana akan membuka pasar lada dan UMKM di Moskow pada Desember mendatang.

Pasar lada dan UMKM ini akan bekerjasama dengan Kadin dan Hipmi.

Selain ke Moskow sebelumnya Gubernur Babel juga mengatakan membuka kantor pemasaran lada di Amsterdam.

"Kita sudah memutuskan untuk memperbanyak pasar, tetapi memasarkan produk tidak serta merta gampang. Kita mulai kesana berjalan di pasar tradisional di Moskow dan saya lebih kaget ternyata Thailand, Vietnam mengatas namakan negara membuat pasar yang bentuknya kios Food and Agro," kata Erzaldi, Selasa (7/8/2018).

Menurutnya, hadirnya pasar ini penting untuk memasarkan komoditi unggulan di Babel. Hipmi dan Kadin Babel diminta untuk memanfaatkan peluang ini.

"Saya sudah putuskan untuk memanggil kadin dan hipmi, hipmi juga sekarang sedang ke Eropa saya minta mereka untuk menggarap sana, kemarin sudah kita buka. saya sudah Laporkan Menko dan Dubes kami akan membuka Pasar disana dan akan menjual utamanya adalah lada," katanya.

Ia menyebutkan, pasar yang akan dibentuk ini berada di pasar-pasar tradisional. Produk yang dijual juga merupakan produk UMKM.

"Ini pasar kecil-kecilan belum trader karena kita menjualnya ke masyarakat, misalnya jual kerupuk, kopi lada, intinya kita mengedepankan UMKM. Kalau sudah menguasai pasar disana baru ke trader," katanya.

Menurutnya, nanti perdagangan produk UMKM ini akan dikoordinir oleh Hipmi.

Sehingga produk UMKM Babel bisa memenuhi pasar internasional, tidak lagi hanya di produksi untuk kebutuhan dalam negeri.

"Harapan kita target Desember sudah ada pasar disana, kebetulan kita punya putra Babel dan kita pakai nama dia dulu. Nanti Hipmi kerjasama dengan mereka dulu. Hipmi pernah akan mengembangkan produk-produk UMKM untuk go Internasional, karena pasar di dalam negeri sudah jenuh," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved