Lawatan ke Eropa Gubernur Babel Kunjungi Empat Pasar Tradisional di Moskow

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman baru usai melaksanakan perjalanan dinas ke Moskow untuk menghadiri Festival Indonesia

Lawatan ke Eropa Gubernur Babel Kunjungi Empat Pasar Tradisional di Moskow
Bangka Pos / Krisyanidayati
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat membuka acara Peningkatan Kualitas dan Ekspor Komoditi Perkebunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya meningkatkan daya saing Indonesia di Masyarakat ASEAN 2025, di Hotel Sol Marina, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman baru usai melaksanakan perjalanan dinas ke Moskow untuk menghadiri Festival Indonesia dan mempromosikan potensi sumber daya alam di Babel pekan lalu.

Dalam lawatannya ke negara di Eropa itu, ia mengatakan dirinya mengunjungi empat pasar tradisional di Moskow.

"Saya baru pulang dari moskow disamping mengikuti festival Indonesia, saya diundang untuk mempromosikan daerah bersama tiga gubernur lainnya dari sumbar, DKI, dan Babel," kata Erzaldi saat membuka acara Peningkatan Kualitas dan Ekspor Komoditi Perkebunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya meningkatkan daya saing Indonesia di Masyarakat ASEAN 2025, di Hotel Sol Marina, Selasa (7/8/2018).

Ia menceritakan, dirinya pernah mendapatkan informasi bahwa lada putih kurang diminati disana, namun setelah mengunjungi beberapa pasar tradisional ternyata hal itu tidak benar.

"Saya disana datang ke 4 pasar tradisional, ada yang bilang mereka enggak suka lada putih suka lada hitam, setelah saya kesana enggak ada lada putih di Babel yang ada dari Vietnam dan China. Vietnam sudah menguasai lada dunia, yang dulunya Babel top, lada Vietnam bisa dikatakan setengahnya itu lada dari Babel, kita dibodoh-bodohin orang," katanya.

Ia menceritakan di pasar-pasar tradisional itu, beberapa negara seperti Vietnam dan Thailand membuka kedai dengan ukuran sekitar 4×6 untuk menjual berbagai hasil olahan mereka seperti lada dan produk-produk lainnya.

Menurutnya, tujuan utama kedatangan ke Moskow untuk mempromosikan pariwisata dan lada Babel.

"Kemarin berpikir dan putuskan agar kita juga bikin pasar di beberapa tempat. Bayangkan saja vietnam dan Thailand ada pasar di Moskow itu dijual nanas, lakso, lada dan lainnya. Macam mana lada kita mau masuk," katanya.

Ia menyebutkan, keberangkatannya ke Ibukota Rusia untuk belajar dan melihat peluang sehingga nantinya bisa berdampak pada Babel.

"Kalau ada duit ke luar negeri belajar, jangan santai, tapi begawe. Thailand, Vitenam, Singapura sudah Free Treat Agreement 0 pajaknya. Begitu di Moskow saya sampaikan ke ajudan minta tolong bikin surat untuk bertemu denga Menko perekonomian. Saya sampaikan hal itu," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved