MoU RKUA-PPAS 2019 Diteken, DPRD Tawarkan Opsi Ini ke Pemprov Babel untuk Tekan Defisit

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, keempat opsi ini mereka tawarkan seusai membahas

MoU RKUA-PPAS 2019 Diteken, DPRD Tawarkan Opsi Ini ke Pemprov Babel untuk Tekan Defisit
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Penandatanganan RKUA PPAS 2019 antara Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dengan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan di ruang rapat Banggar, Gedung DPRD Babel, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi satu dari empat opsi yang ditawarkan DPRD Babel untuk menekan ancar-ancar defisit APBD Babel 2019 mendatang.

Tiga opsi lainnya adalah menekan biaya Alat Tulis Kantor (ATK), memangkas rencana honor kegiatan di dalam kegiatan, dan memotong anggaran perjalanan dinas dalam kegiatan.

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, keempat opsi ini mereka tawarkan seusai membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RKUAP-PPAS)‎ APBD Babel 2019. Selasa (7/8/2018) sore.

Setelah melalui pembahasan maraton beberapa hari belakangan, DPRD dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akhirnya meneken nota kesepemahaman (MoU)  RKUA PPAS 2019.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.

"Pak Gub, sangat merespons mengenai usulan kami untuk perampingan OPD. Saat ini, ada 34 OPD, bayangkan, ini terlalu besar jika dibandingkan penduduk Babel yang hanya 1,5 juta jiwa," kata Didit seusai penandatanganan MoU

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, gemuknya struktur organisasi di Pemprov Babel‎ membuat beban belanja aparatur menjadi besar.

Sehingga perampingan OPD ditawarkan untuk mengurangi perkiraan defisit.

"Logikanya, dengan anggaran yang hanya Rp 2,7 Triliun dengan 34 OPD, DKI itu hampir Rp 70 T juga dengan 34 OPD, maka saya rasa ini solusi yang baik untuk menanggulangi feisit terus bertambah dari tahu ke tahun," kata Didit.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved