Ayah Cabul di Sungailiat Paksa Putri Kandung Berhubungan Intim, Begini Pengakuannya

TM (41), akhirnya resmi dijadikan tersangka pencabulan anak bawah umur.

Ayah Cabul di Sungailiat Paksa Putri Kandung Berhubungan Intim, Begini Pengakuannya
Tersangka TM (kaus kuning), ayah kandung tersangka pencabulan putri sendiri, saat diperiksa Brigadir Dian, Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM -- TM (41), akhirnya resmi dijadikan tersangka pencabulan anak bawah umur. Pria ini mengaku telah menodai putri kandung, sejak darah dagingnya itu masih duduk di bangku sekolah, kelas 1 SMA, Tahun 2015 silam. Perbuatan tersebut berlanjut, hingga sang anak lulus sekolah tahun 2018.

Awalnya di hadapan Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangka, TM menyangkal berita acara sesuai laporan korban. Korban yang merupakan anak kandung TM kepada polisi menyatakan sang ayah setiap pekan memaksanya berhubungan intim, bahkan kadang lebih dari sekali dalam seminggu.

Namun setelah diinterogasi lebih dalam, akhirnya TM tak berdaya. Bahkan di hadapan sejumlah wartawan, pria ini menyatakan perbuatan tak senonoh pada buah hati ia lakukan malam hari di rumah mereka sendiri di Sungailiat. Motifnya, ayah tergiur melihat paha putri, karena sang anak sering mengenakan celana pendek.

"Saya lakukan di rumah sendiri, malam hari, saat yang lain (istri dan anak lainnya) lagi tidur," kata TM kepada sejumlah wartawan di hadapan Brigadir Dian, Penyidik Unit PPA, Kepolisian resort setempat, Rabu (8/8/2018).

Tersangka TM mengakui, perbuatan ini ia lakukan berulang-ulang. Aksi nekad tersebut ia lakukan secara paksa disertai ancaman, akan bunuh diri bila putrinya tak menuruti nafsu bejadnya. Ia juga menakut-nakuti sang anak bahwa jika melaporkan kejadian itu, ibu korban pasti akan bunuh diri.

"Saya lakukan dari mulai anak saya itu kelas 1 SMA. Perbuatan ini masih saya lakukan sampai anak saya itu lulus ujian, 2018," katanya.

Saat ditanya sejumlah wartawan kenapa ia tega menodai putri kandung sendiri, TM diam sesaat. Pria ini baru buka mulut setelah pertanyaan itu berulangkali dilontarkan wartawan padanya.

"Dak tahulah..!" katanya singkat, seraya mengaku menyesal setelah kasus ini terbongkar dan berlanjut ke polisi.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian dikonfirmasi, Rabu (8/8/2018) memastikan status TM sudah resmi sebagai tersangka dan menjalani masa penahanan selama penyidikan. Polisi masih melengkapi berkas dan akan meminta keterangan dari para saksi maupun ahli.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved