Serius Garap Dewi, Pemkab Bangka Datangkan Pakar Wisata

Bangka ini daerahnya terlalu kaya dan orangnya terlalu makmur jangan sampai terlena. Kalau saya terbiasa

Serius Garap Dewi, Pemkab Bangka Datangkan Pakar Wisata
Bangkapos/Nurhayati
Pakar Pengelola Desa Wisata Kembangarum, Hery Kustriyatmo saat memberikan paparan mengenai kiat-kiat mendirikan desa wisata, Rabu (8/8/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat Kantor Bupati Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemerintah Kabupaten Bangka serius mengarap sektor pariwisata sebagai sektor unggulan. Bahkan Pemkab Bangka mengandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk merealisasikan Desa Wisata atau yang disebut Bupati Bangka Incumbent H Tarmizi Saat dengan singkatan Dewi-Dewi.

Keseriusan ini ditunjukan Pemkab Bangka dengan mengundang Pakar Pengelola Desa Wisata Kembangarum, Hery Kustriyatmo dari Kabupaten Sleman Yogjakarta, untuk memberikan pelatihan bagi para Pengurus BMDes dan aparatur desa dalam mengelola Desa Wisata (Dewi), Rabu (8/8/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat Kantor Bupati Bangka.

Pada kesempatan ini Hery memaparkan bagaimana kiat-kiat mendirikan wisata'>desa wisata.

Dia berpengalaman mengelola 36 wisata'>desa wisata di Kabupaten Sleman. 

Diakuinya desa-desa wisata yang dikelolanya sebelumnya desa-desa miskin.

Namun dengan pengelolaan wisata'>desa wisata yang profesional dan tekun kini desa-desa tersebut disulap menjadi desa yang indah yang bisa menghasilkan pemasukan untuk masyarakat dan daerah melalui sektor pariwisata.

Seperti Desa Kembangarum yang dikembangkan pada pertengahan tahun 2005 ini dirancang mengedepankan pendidikan atau edukasi bagi anak-anak dimana ada paket wisata penginap, melukis, hingga kuliner.

"Bangka ini daerahnya terlalu kaya dan orangnya terlalu makmur jangan sampai terlena. Kalau saya terbiasa menangani desa-desa yang tidak makmur," ungkap Hery.

Menurut banyak potensi yang bisa dijual untuk sektor pariwisata desa-desa yang ada di Kabupaten Bangka dengan mengangkat tradisi lokal dan menjaga kearifan budaya masyarakat. 

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help