Dinas Pangan Bangka Pamerkan Produk Pangan Lokal

Dinas Pangan Kabupaten Bangka akan memamerkan berbagai macam produk pangan lokal hasil produksi para Kelompok Wanita Tani (KWT).

Dinas Pangan Bangka Pamerkan Produk Pangan Lokal
Istimewa
Dinas Pangan Kabupaten Bangka memamerkan berbagai macam produk pangan lokal hasil produksi para Kelompok Wanita Tani (KWT). 

BANGKAPOS.COM -  Dinas Pangan Kabupaten Bangka akan memamerkan berbagai macam produk pangan lokal hasil produksi para Kelompok Wanita Tani (KWT) binaannya mengikuti Gelar Pangan Daerah Tingkat Provinsi Kepulauan Babel Tahun 2018.

Selain itu juga mengikuti Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), Kampanye Diversifikasi Pangan Lokal dan Launching Gerakan Makan Sayur, Buah-buahan, Kacang-kacangan dan Ayam Merawang (Gema Sabuk Amang) Provinsi Kepulauan Babel 2018, Kamis (9/8) di Rastoran Gale-Gale Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bateng.

Plt Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka, Ir rusmansyah, MT mengatakan dalam kegiatan ini melibatkan para KWT, PKK, Tim Juri dan para pegawai Dinas Pangan.

“Tujuan kita untuk mengenalkan dan mempromosikan produk-produk pangan lokal yang diproduksi teman-teman KWT kepada masyarakat luas,” kata Rusmansyah di kantornya, Rabu (8/8).

Ditambahkannya, produk andalan yang ditampilkan seperti beras Aruk dari KWT Desa Kemuja dan Desa Mabat, karena beras aruk ini bisa dijadikan makanan pokok pengganti beras.

“Selain itu berbagai produk camilan, minuman sirup, teh, mie, tepung dan lainnya,” ujarnya.

Ditambahkannya, apabila masyarakat berminat membeli dan memesan berbagai produk pangan lokal ini, Dinas Pangan sudah memiliki daftar kelompok tani dan kontak person yang bisa dihubungi.

“Silakan menghubungi Dinas Pangan akan kita bantu memfasilitasi untuk mendapatkan berbagai produk pangan lokalyang diinginkan,” ujarnya.

Dinas Pangan Kabupaten Bangka akan memamerkan berbagai macam produk pangan lokal hasil produksi para Kelompok Wanita Tani (KWT).
Dinas Pangan Kabupaten Bangka akan memamerkan berbagai macam produk pangan lokal hasil produksi para Kelompok Wanita Tani (KWT). (Istimewa)

Sementara Manajer KWT Mandiri Desa Mabat Kecamatan Bakam, Abu meng­atakan produk unggulan yang dihasilkan sambal serai, karena memang memfokuskan pada olahan serai.

“Produk sambal serai ini sudah memiliki izin produksi dan juga sertifikat halal dari LPPOM MUI,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain itu juga memproduksi sari serai. Sari serai ini ada sari serai tubruk tanpa gula, sari serai instan two in one, sari serai instan three in one dan sari serai siap minum.

“Sari serai siap minum ini tanpa pengawet sehingga pembuatannya saat hari pelaksanaan pameran atau kegiatan saja sehingga bisa langsung dinikmati hari itu saja, tapi bisa juga disimpan dalam kulkas menjadi minuman dingin,” jelasnya. (advertorial/edw)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved