DP3CSKB Babel Kumpulkan Perwakilan Kabupaten Kota Bahas Permasalahan KTP El

Perekaman KTP Elektronik di Babel telah mencapai 98,42 persen dari total wajib KTP Elektronik.‎ Sisanya 1,58 persen atau sejumlah 15.129 wajib KTP-El‎

DP3CSKB Babel Kumpulkan Perwakilan Kabupaten Kota Bahas Permasalahan KTP El
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Rakor Penerbitan KTP El yang digelar DP3CSKB Babel di ruang pertemuan Bangka, Hotel Puncak, Pangkalpinang, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk ‎Keluarga Berencana (DP3CSKB) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengundang organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di kabupaten kota se-‎Babel pada rapat koorindasi Pelaksanaan Penerbitan KTP Elektronik 2018, Kamis (9/8/2018) pagi.

Rakor digelar di ruang pertemuan Bangka, Hotel Puncak, Pangkalpinang.

Rakor menghadirkan narasumber langsung dari Kemendagri yakni Kasubbid Identitas Penduduk Ditjen Dukcapil Kemendagri Maharani.

Kepala DP3CSKB Babel Susanti mengatakan, ‎rakor ini merupakan tempat silaturahmi dan berkumpul untuk membahas permasalahan-permasalahan mengenai penerbitan KTP Elektronik di kabupaten kota.

"Yang akhirnya menghasilkan solusi dan keputusan bersama guna menyelesaikan permasalahan yang ada," ucap dia.

Perekaman KTP Elektronik di Babel telah mencapai 98,42 persen dari total wajib KTP Elektronik.‎ Sisanya 1,58 persen atau sejumlah 15.129 wajib KTP-El‎.

Menurut Susanti, wajib KTP-El ini didominasi oleh para pemula. "Ini tugas kita bersama untuk menyelesaikannya," kata dia.

Menurut dia, ada sejumlah arahan Kemndagri yang dikeluarkan guna mempercepat pelayanan KTP El. Satu di‎ antaranya adalah tetap memberikan pelayanan pada hari Sabtu, Minggu, dan hari-hari libur lainnya.

Dia mengajak OPD terkait kabupaten kota untuk mengatasi persoalan-persoalan pada 15 ribu wajib KTP-El ini.‎ Terlebih pada pemilu 2019 nanti, pemilih tidak diperkenankan lagi memilih menggunakan surat keterangan (Suket) pengganti KTP El.

"15 ribu itu sedikit inilah yang dikejar. Sebulan saja kekejar ini," katanya di depan OPD terkait dari kabupaten kota. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help