Advertorial

Safety Riding Honda for High School, Lakukan Edukasi di SMA Negeri 4 Pangkalpinang

Tim Safety Riding dari Honda Asia Surya Perkasa Main Dealer Bangka Belitung kembali mengadakan pembelajaran aman berkendara

Safety Riding Honda for High School, Lakukan Edukasi di SMA Negeri 4 Pangkalpinang
Safety Riding Honda for High School lakukan edukasi di SMA Negeri 4 Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM -- Tim Safety Riding dari Honda Asia Surya Perkasa Main Dealer Bangka Belitung kembali mengadakan sosialisasi pembelajaran aman berkendara (safety riding) di SMA Negeri 4 Pangkalpinang pada Rabu (07/08/18) pagi.

Sosialisasi ini ditujukan kepada para pelajar, dimana pada usia siswa SMA sudah mulai banyak dan cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Sosialisasi ini juga merupakan wujud kepedulian Honda kepada para pengendara sepeda motor khususnya sepeda motor Honda.

Honda motor sebagai salah satu produsen besar sepeda motor di Indonesia, Honda juga gencar dalam menggelar sosialisasi keselamatan berkendara. Sosialisasi ini juga disambut baik oleh Kepala SMA N. 4 Pangkalpinang dan para siswa siswi yang antusias mengikuti edukasi safety riding.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan oleh Rigo selaku instruktur dari tim safety riding Honda terkait penyebab-penyebab kecelakaan yang sering terjadi.

Safety Riding Honda for High School lakukan edukasi di SMA Negeri 4 Pangkalpinang
Safety Riding Honda for High School lakukan edukasi di SMA Negeri 4 Pangkalpinang ()

"Penyebab kecelakaan di jalan raya dapat kita kelompokkan menjadi 3 kelompok, yakni berdasarkan manusia, lingkungan dan kendaraan. Bisa karena ketika sedang emosi kita mengendarai kendaraan akan menyebabkan kecelakaan, lalu kondisi motor yang kurang baik serta jalanan yang licin akibat hujan." Jelas Rigo dihadapan para siswa dan guru yang hadir.

Kemudian dilanjutkan dengan teknik dasar berkendara dimana dilakukan praktik lapangan yang di pandu oleh Rahardi instruktur safety riding Honda. Praktik berkendara meliputi penggunaan atribut keselamatan berkendara, pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, bagaimana teknik mengerem yang baik, cara menikung di tikungan yang benar dan menjaga keseimbangan tubuh saat berkendara.

"Untuk mengerem yang baik terutama untuk motor model sport, kita tidak boleh menggunakan rem depan saja atau rem belakang saja. Namun ketika ngerem, harus ada kolaborasi antara rem depan dan belakang, 70 persen harus menggunakan rem belakang dan 30 persen menggunakan rem depan." ujar Rahardi.

Kemudian untuk kecepatan ideal ketika mengerem, menurut Rahardi harus pada kecepatan serendah-rendahnya.

Honda sebagai produsen besar sepeda motor di dunia terus berinovasi dan mengembangkan teknologi yang aman guna menunjang keamanan para pengendaranya. Beberapa teknologi yang dikembangkan seperti Combi Brake System (CBS) dimana teknologi pengereman ini memungkinkan pengereman depan dan belakang dilakukan secara bersamaan agar sepeda motor bisa berhenti dengan sempurna dan aman

Selain itu juga team safety riding Honda juga mengajak seluruh peserta untuk mencoba langsung cara berkendara yg baik sekaligus melatih ketangkasan berkendara melalui kompetisi slalom dan papan kesimbangan.

Kompetisi yang diikuti oleh para siswa ini bertujuan selain melatih ketangkasan juga melatih mental keberanian siswa agar mampu dan berani tampil di depan umum. Para peserta yang terbaik akan memperoleh hadiah menarik dari team safety riding Honda.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help