Bank Indonesia Ungkap Sejumlah Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar mata uang memegang peranan penting dalam perdagangan antar negara, dimana hampir

Bank Indonesia Ungkap Sejumlah Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah
Bangka Pos / Yudha Palistian
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Tantan Heroika S 

(*) Modal Keluar - Modal Masuk

Para investor, spekulator, dan trader semuanya ingin memaksimalkan keuntungan dengan melakukan diversifikasi (penggolongan) terhadap jenis investasinya termasuk investasi.

Negara-negara dengan tingkat suku bunga tinggi dan fundamental ekonomi yang kuat akan cenderung menarik para investor.

Dengan masuknya modal investasi ke negara tersebut (capital inflow) berarti permintaan terhadap mata uang negara tersebut akan meningkat yang berarti nilai tukar mata uangnya akan naik.

(*) Sentimen Pasar

Masalah yang kini menimpa mata uang rupiah adalah sentimen eksternal, baik itu dari stimulus Pemerintah AS yang di bawah Presiden AS Donald Trump yang memangkas pajak korporasi, sehingga berpeluang bagi bank sentral AS (The Fed) dalam menaikkan suku bunga.

Selain itu perang dagang antara Amerika - China pun turut mempengaruhi sistem perekonomian Indonesia.

Tantan pun menyebutkan disinilah peranan pemerintah dan Bank Indonesia, agar nilai tukar rupiah bisa menjadi stabil.

"Yang paling mendasar adalah perannya dalam mencetak dan mengedarkan uang. Bank sentral merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan mata uang sebagai alat pembayaran yang sah di suatu Negara," jelasnya.

Ia juga menambahkan, peran ini vital karena begitu penting dan luasnya fungsi uang dalam perekonomian.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help