Malam Pertama Harus Disaksikan Saksi, Begini Uniknya Tradisi Pernikahan Viking

Jangan harap pengantin Viking bisa melewati malam pertama dengan romantis dan berdua saja. Harus ada seorang saksi

Malam Pertama Harus Disaksikan Saksi, Begini Uniknya Tradisi Pernikahan Viking
Via intisari-online

Pernikahan harus dilakukan pada hari Jumat. Hari Jumat dipercaya adalah hari yang baik untuk kesuburan wanita karena Hari Frigg (Dewi Kesuburan) juga jatuh pada hari Jumat.

Sebelum upacara dimulai, pasangan pengantin harus berdoa untuk mendapat perhatian para dewa.

Mereka akan mengorbankan seekor hewan kepada dewa demi kelancaran acara pernikahan dan hubungan keluarga yang baik serta harmonis.

Dalam upacara pernikahan ini, pengantin pria akan memberikan pedang dari leluhhurnya untuk disimpan oleh istrinya dan diturunkan pada anak laki-laki mereka kelak.

Baru setelah pedang diserahkan, mereka bertukar cincin dan melakukan sumpah pernikahan.

Kedua mempelai akan diarak menuju aula desa untuk berpesta.

Namun sebelum masuk, pengantin pria akan menancapkan pedangnya ke sebuah pilar pintu.

Semakin dalam pedang itu tertancap, maka semakin banyak keberuntungan dan anak-anak yang akan mereka miliki nanti.

Pesta akan berlangsung dengan meriah dan pengantin baru harus menyediakan minuman arak (ale pengantin) malam itu hingga untuk satu bulan ke depan.

Pada akhir pesta, tibalah saat yang paling ditunggu oleh pengantin yaitu malam pertama.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved