Mancung Kedepankan Pertanian, Perkebunan dan Tradisi Kebudayaan

Desa Mancung adalah satu diantara sekian banyak desa di Bangka Barat yang memiliki ciri khas khusus terutama segi religiusnya.

Mancung Kedepankan Pertanian, Perkebunan dan Tradisi Kebudayaan
Istimewa
Gubernur Babel Erzaldi Roesman dan Bupati Babar Parhan Ali menghadiri 7 Likur di Desa Mancung. 

BANGKAPOS.COM - Desa Mancung adalah satu diantara sekian banyak desa di Kabupaten Bangka Barat yang memiliki ciri khas khusus terutama segi religiusnya.

Terletak diantara Desa Sinar Sari serta Desa Kayu Arang yang masuk ke dalam wilayah Pemerintahan Kecamatan Kelapa ini menyimpan banyak potensi seperti kebudayaan, keagamaan, pertanian dan perkebunan.

Satu diantaranya dan terkhusus terdapat perayaan yang sangat ikonik di desa ini dan sudah dikenal luas oleh publik terutama di Kabupaten Bangka Barat.

Malam Tujuh Likur namanya. Tradisi Malam Tujuh Likur sebenarnya tradisi yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Mancung dengan berupa penyalaan lampu atau penerangan menggunakan lampu obor yang umumnya ditempatkan di sekitar masjid, di berbagai penjuru jalan dan halaman rumah dengan dekorasi-dekorasi yang indah pun menarik.

Tradisi ini biasa berlangsung pada malam ke-27 Bulan Suci Ramadan setiap tahunnya.

Berbagai kegiatan yang rutin dilaksanakan dan diperlombakan oleh Pemdes Mancung seperti festival busana muslim, lomba adzan, Hafidz Qur'an tingkat TK/TPA dan lain-lain untuk menyemarakkan tradisi ini.

Pj Kepala Desa Mancung, H Sukowati berharap pada tahun-tahun berikutnya pelaksanaan tradisi ini bukan sebatas simbol budaya dan perayaan malam-malam terakhir Bulan Suci Ramadhan (Malam Lailatul Qadar) saja, tetapi dimaknai lebih luas lagi yaitu bersama-sama memperbaiki dan memperkuat silaturahmi agar semakin solid setiap harinya.

Deklarasi Germas dan Germamas di Desa Mancung.
Deklarasi Germas dan Germamas di Desa Mancung. (Istimewa)

Dari sektor pertanian, Sekretaris Desa Mancung, Sasa Jurana menjelaskan bahwa sawah ladang berupa beras merah saat ini bisa dikatakan menjadi nilai tambah yang bakal jadi konsentrasi Pemdes Mancung untuk dikembangkan secara masif kedepannya.

Terbaru, dengan bantuan dari dinas pertanian kabupaten berupa perbaikan tanggul supaya tanaman padi tidak terkena banjir saat curah hujan meninggi.

Dari sektor perkebunan, Desa Mancung pun menyimpan potensi melimpah untuk sayur mayur seperti mentimun, terong, jagung, ubi jalar dan cabai. Adapun lada, karet, serta sawit pun menjadi andalan masyarakat Desa Mancung.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved