Sukses Sebagai Pebisnis, Sandiaga Awalnya Ogah Masuk Politik, Luluh Gara-gara Sosok Wanita Ini

Sandiaga Uno merasa belum mau masuk politik karena dasarnya sebagai pebisnis. Tapi Prabowo Subianto mengganggu

Sukses Sebagai Pebisnis, Sandiaga Awalnya Ogah Masuk Politik, Luluh Gara-gara Sosok Wanita Ini
net
Sandiaga Uno 

Menjadi dilematis, kata Sandiaga Uno, ketika itu Gerindra dan PKS menginginkan dirinya yang menjadi calon gubernur.

“Tapi karena saya lihat saya punya saingan 2 saingan yang super kuat, memiliki jaringan yang teramat dahsyat, dan punya jaringan yang melimpah, saya tawarkan varian baru ke pak Prabowo dan Sohibul Iman, bahwa untuk memastikan kita memiliki daya saing yang lebih, kita perlu tokoh baru, dan itu yang saya bawa Anies Baswedan. Saya bawa Anies Baswedan, saya perkenalkan, karena tadi satu topik yang saya nggak bisa, pendidikan.karena saya yakin 3 isu ini konsisten,” ujar Sandiaga Uno.

Ketika itu Prabowo Subianto sempat kaget karena justru Anies Baswedan yang menjadi calon Gubernur, dan Sandiaga Uno justru menjadi wakil Gubernurnya.

“Saya yang menawarkan Pak Anies menjadi nomor satu. Kan nggak pantes mantan menteri menjadi wakil gubernur,” kata Sandiaga Uno.

Anies Baswedan sempat ragu dengan usul Sandiaga Uno. Sebab di tahun 2014 Anies Baswedan menjadi juru bicara Joko Widodo.

“Saya bilang itu tanggungjawab saya, biarkan saya meyakinkan Pak Prabowo,” kata Sandiaga Uno kepada Anies Baswedan, pada saat itu.
Namun Prabowo Subianto sangat rasional, dan setuju dengan pilihan Sandiaga Uno.

“Ya singkat cerita saya bisa meyakinkan pak prabowo. Awalnya dia juga sampai kaget kok saya jadi nomor 2. Ya itu saya bilang kita ingin punya peluang untuk menang, atau mau jago-jagoan saja. Kalau mau jago-jagoaan aja gpp. Pak anies nggak perlu ada disini kita hanya ikut konstetasi jago-jagoan.Pak Prabowo bilang saya ingin menang. Saya bilang oke serahkan ke saya keputusannya,” kata Sandiaga Uno.

Dari situlah akhirnya Anies Baswedan secara mendadak menjadi calon Gubernur DKI yang kemudian terpilih bersama Sandiaga Uno.

Dianggap Tak Hutang

Sandiaga Uno mengaku mengambil prosentase di atas 90 persen pendanaan untuk Pilkada DKI 2017.

Menuru Sandiaga Uno, politik bisa tidak kotor kalau fokusdalam niat, dan kedua harus dipastikan tak berutang sama siapapun dalam mencapai konstetasi itu.

“Dan kebetulan saya mendapat kesempatan untuk membiayai lebih dari 90 persen. Saya nggak utang sama sekali. Dan saya udah sampaikan ke Pak Anies , Mas Anies ini amanah dari masyarkat jakarta, mari kita tunaikan dengan sebaik-baiknya,” kata Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno pun mengaku Anies Baswedan sama sekali tak berhutang kepadanya. Dan dia pun sama sekali merasa Anies Baswedan tak punya hutang kepadanya.

Sandiaga Uno mengungkapkan itu ketika ditanya Jaya Suprana soal apakah Anies dianggap berhutang olehnya.

“Nggak, saya udah bilang ini sudah selesai kontestasinya, dan secara ikhlas saya bermitra dengan Mas Anies. Dan yang kita berutang sekarang bukan kepada saya,tapi kepada warga jakarta. Itu kita berutang bahwa kita memberikan janji dan ini yang harus kita tunaikan,karena janji adalah utang,” kata Sandiaga Uno menjawab pertanyaan Jaya Suprana.

Akankah kekompakan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga terlihat pada Pilpres 2019 nanti?(*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Cerita Sandiaga Uno Beri Gambaran Penyebab Anies Baswedan Tolak Jadi Cawapres Prabowo Subianto







Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved