Ternyata Inilah Alasan Dokter Larang Orangtua Pakaikan Bedung Pada Anak

Bedung atau lampin sering digunakan oleh orangtua pada anaknya ketika baru lahir.

Ternyata Inilah Alasan Dokter Larang Orangtua Pakaikan Bedung Pada Anak
Armands sprogis
Ilustrasi 

Salah satu tanda yang terlihat adalah cara berjalan yang miring akibat perbedaan panjang kaki yang disebabkan oleh tulang panggul yang tidak sejajar.

Lebih lanjut, dislokasi panggul juga dapat berdampak pada stamina penderita yang menjadi mudah lelah, hingga gangguan saraf.

“Jadi kalau (lihat) orang jalan kaya enggak seimbang, itu karena dia enggak ada tumpuan. Pada saat dia menumpu pada kaki yang tidak sehat dengan beban yang tidak seimbang, tulang punggungnya jadi melengkung, sehingga dapat mempengaruhi saraf,” jelasnya.

Pada tahap berat di mana kaki anak tidak bisa lagi kembali normal, Faisal berkata bahwa opsi yang dapat dilakukan adalah operasi.

Tulang anak akan dipasang pen untuk mengarahkan bonggol ke dalam mangkuk panggul. Mangkuk panggul yang terlanjur datar sendiri perlu dibentuk supaya melengkung kembali.

Oleh karena itu, pendeteksian dini dan perubahan pola merawat anak perlu dilakukan sebelum terlambat.

Jika Anda sudah terlanjur menggunakan bedung pada bayi dalam rentang waktu yang cukup lama perlu dilakukan pemeriksaan sederhana pada anak.

Caranya, tengkurapkan bayi Anda dan perhatikan jumlah lipatan pada paha bayi.

Menurut Faisal, jika jumlah lipatan sama, artinya masing-masing kaki bayi memiliki panjang yang sama atau panggul yang sejajar.

(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter Larang Orangtua Pakaikan Bedung pada Anak, Mengapa?")

 

Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help