Cicipi Kuliner di Kampoeng Rasau Erzaldi Berikan Saran Ini

Saya akan memberikan arahan, ini kan aset PKP buat suatu perencanaan kalau uangnya enggak ada ajukan

Cicipi Kuliner di Kampoeng Rasau Erzaldi Berikan Saran Ini
Bangka Pos/Krisyanidayati
Gubernur Babel Erzaldi Rosman bersama istrinya mencicipi makanan di Kampoeng Rasau, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama istrinya Melati Erzaldi mencicipi kuliner yang dijual di kawasan Kampoeng Rasau Taman Mandara Pangkalpinang, Sabtu (11/8/2018).

Erzaldi berbincang dengan para penjual makanan di kawasan ini dan memberikan masukan untuk menjaga kebersihan dan menata kawasan ini.

Didampingi istrinya, ia mencicipi mulai dari pempek, es leci tea dan beberapa makanan lainnya.

Saat berbincang, ia juga sesekali melayani permintaan swa foto dari masyarakat yang hadir dan menemui dirinya.

Menurutnya, kawasan ini masih perlu penataan sehingga menjadi lebih menarik dan nyaman bagi para pengunjung.

Dirinya datang bersama kedua putrinya sengaja datang untuk memeriahkan jalan sore dalam peringatan HUT RI ke 73.

Ia mengatakan Kampoeng Rasau menjadi alternatif pilihan tempat berkumpul masyarakat Pangkalpinang dan sekitarnya.

"Jalan sore kepengen liat ramai-ramai dalam memeriahkan HUT RI ke 73, kita mencoba crowed jangan hanya di alun-alun taman merdeka. Hadirnya kampoeng rasau agar masyarakat punya banyak pilihan tempat ngumpul salah satunya kampung rasau," katanya.

Menurutnya, apa yang sudah dibangun di kawasan ini belum tertata dengan baik. Misalnya soal tenda, letak dan penataan lokasi

'Sekarang saya sudah melihat mendorong jangan sampai apa yang dibuat tidak tertata rapi, saluran enggak ada, WC enggak ada, penataan masih kurang," katanya.

Menurutnya, ia akan menyampaikan ke Pangkalpinang agar dilakukan penataan, jangan sampai nantinya semakin lama semakin sulit ditata.

"Saya akan memberikan arahan, ini kan aset PKP buat suatu perencanaan kalau uangnya enggak ada ajukan ke provinsi, kalau dibiarkan terlalu lama enggak nyaman begini," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved