Fakta Baru Tentang Gempa Lombok yang Belum Usai hingga Penyebab Musibah yang Tewaskan 321 Orang

Jumlah korban akibat gempa 7 SR dan gempa susulannya di wilayah Nusa Tenggara Barat terus bergerak naik.

Fakta Baru Tentang Gempa Lombok yang Belum Usai hingga Penyebab Musibah yang Tewaskan 321 Orang
BNPB/Sutopo Purwo Nugroho
Evakuasi Gempa Lombok 

BANGKAPOS.COM -- Gempa Lombok belum usai. Apa penyebab gempa yang telah menyebabkan 321 orang meninggal dunia?

Sudah terjadi 469 gempa susulan sejak gempa 7 SR (5/8/2018) hingga 10/8/2018 pukul 17
00 WITA.

Diperkirakan hingga 3-4 minggu ke depan gempa susulan masih akan berlangsung.

"Semoga tidak ada gempa susulan yang besar. Tetapi gempa susulan kecil sebagai pelepasan energi di sesar," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB pada tweetnya, Jumat (10/8/2018).

Berikut sejumlah fakta yang dirangkum bangkapos.com dari laporan BNPB dan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

1. Jumlah Korban Bertambah Menjadi 321 Orang Meninggal

Jumlah korban akibat gempa 7 SR dan gempa susulannya di wilayah Nusa Tenggara Barat terus bergerak naik.

Masuknya laporan korban yang sebelumnya belum dilaporkan oleh aparat Pemda dan adanya korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban.

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali, hingga 10/8/2018 siang (H+5) tercatat 321 orang meninggal dunia dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang.

Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi. Adanya laporan-laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi. Artinya jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang.

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help