Dulu Jadi Konsultan Keuangan Prabowo, Kini Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Ungkap Peran Ibunya

Ibunda Sandiaga Uno menunjukkan kecintaan terhadap anaknya yang sudah memutuskan maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres)

Dulu Jadi Konsultan Keuangan Prabowo, Kini Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Ungkap Peran Ibunya
Sandiaga Uno 

Disebut Jenderal Kardus

Sementara itu, politis Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto sebagai jenderal kardus dan bermental chicken (ayam) sambil mengisukan tentang uang dari Sandiaga Uno itu.

Omongan dan pidatonya yang sering menggelegar, kata Andi Arief, ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya saat menjadi seorang pemimpin (leader).

Andi Arief juga menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat ini sedang mengalami kesulitan logistik.

Andi Arief adalah satu satu mantan aktivis pada tahun 1990an yang kemudian menjadi orang dekat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat masih menjadi Presiden.

Tudingan Andi Arief bahwa Prabowo jenderal kardus dan bermental chicken disampaikan melalui akun twitternya menjelang detik-detik akhir pengumuman bakal calon wakil Presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Andi bahkan menuding Prabowo dalam menentukan cawapresnya ditentukan oleh orang yang mampu membayar PKS dan PAN.

"Partai Demokrat tidak alami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar PKS dan PAN. Ini bukan DNA kami," tulis Andi Arief di akun twitternya sekitar 40 menit lalu.

Menurut Andi, Prabowo adalah  Jenderal Kardus yang mempunyai kualitas buruk.

Prabowo, kata Andi, tak berkutik ketika 'ditubruk' uang Sandiaga Uno. 

Sandiaga Uno saat ini adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang sandi uno untuk mengentertain PAN dan PKS," tulis Andi Arief.

Inilah beberapa twit Andi Arief di akun twitternya.

@AndiArief__ 2h2: Capres yang takut karena ancaman partai tertentu lalu takluk, pasti kalau teriak anti asing cuma hiasan dibibir.

 @AndiArief__ 2h2: Operasi pertama adalah Jokowi Calon tunggal. Jika tidak berhasil maka operasi aelanjutnya menunjuk wakil Prabowo yang lemah dengan memanfaatkan kesulitan logistik Prabowo. Kalau sepakbola namanya pengaturan skor.

@AndiArief__ 2h2: Sejak dulu saya ragu apakah gelegar suaranya sama dengan mentalnya. Dia bukan strong leader, dia chicken.

@AndiArief__ 1h1: Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaakan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghatgai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus.

@AndiArief__ 47m: Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang sandi uno untuk mengentertain PAN dan PKS.

@AndiArief__ 40m: Partai Demokrat tidak alami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar PKS dan PAN. Ini bukan DNA kami.

Sebelumnya, anak sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut sebagai calon kuat bakal cawapres Prabowo Subianto. 

AHY pun telah mendeklarasikan diri sebagai bakal cawapres dan telah membranding sebagai sosok pemimpin muda dengan target pemilih pemula atau kelompok milenial. 

Dalam beberapa kali pertemuan Prabowo dan SBY, AHY selalu mendampingi dan terlibat aktif dalam pembicaraan.

Andi Arief Sebut Prabowo Tentara Senior

Pernyataan Andi Arief ini 'berbalik 180 derajat' jika dibandingkan dengan twit dia sekitar 14 jam lalu.

Sebelumnya, Andi banyak memuji Prabowo Subianto dan mendoakan agar Prabowo bisa memilih cawapres yang tepat.

Andi Arief menyebut Prabowo adalah tentara senior yang akan memilih wakil yang memiliki tingkat intelektualitas yang baik.

Simak status Andi Arief sekitar 14 jam lalu.

@AndiArief__ 14h: Kita Doakan Pak Prabowo memilih figur yang tepat, siapapun pilihannya.

@AndiArie: Pak Prabowo tentara senior. Tentu ingin wakilnya jmiliki kemampuan intelektual, mampu bekerja miliki leadership yang kuat. Selain latar pendidikan, jenjang taruna ke mayor itu belasan tahun. Karakter dan leadership lebih terbentuk seperti juga di partai dengan waktu yg sama.

@AndiArief__ 14h: Pak Prabowo tentu punya cita2 menang. Ia punya hitungan dan masuk akal: pemilihnya di 2014 kecil kemungkinan lke Jokowi.

Pemilih Jokowi ada kemungkinan alihkan dukungan. Ada pemilih baru dan milineal yg signifikan serta ada tantangan hebat soal suara di jateng dan Jatim.(Theo Yonathan Simon Laturiuw/Suprapto) 

Editor: Alza Munzi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help