Semester II 2018 Ada 10.077 Petani Lada di Belitung Dengan Jumlah Produksi Rata-rata 1,1 Ton

Mayoritas petani lada di Kabupaten Belitung melakukan penanaman secara kelompok (poktan).

Semester II 2018 Ada 10.077 Petani Lada di Belitung Dengan Jumlah Produksi Rata-rata 1,1 Ton
Bangka Pos / Disa Aryandi
Plt Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belitung, Yulihendri

Laporan wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Mayoritas petani lada di Kabupaten Belitung melakukan penanaman secara kelompok (poktan). Namun tidak sedikit pula sejumlah petani yang melakukan penanaman lada secara tersendiri.

Namun sebagian, petani lada itu tidak hanya fokus pada penanaman lada saja, sebagian dari mereka melakukan penanaman lainnya seperti cabai dan sayur.

"Mereka (petani lada) disini rata-rata menanam 500 sampai 1000 pohon per orang. Itu rata-rata menanam dengan luas lahan setengah hektar, hingga satu hektar," kata Plt Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belitung Yulihendri kepada Posbelitung.co, Minggu (12/8/2018).

Di semester pertama tahun 2018 ini, kata dia, jumlah pemilik petani lada mencapai 10.077 petani. Secara keseluruhan, ada 9.209 hektar lahan pertanian di Belitung saat ini.

Namun lahan tersebut termasuk dalam tiga kategori, kondisi tanah belum menghasilkan, produksi menghasilkan dan kondisi tanah tua maupun rusak.

"Itu rata-rata produksi semua nya 1.193,33 kg, kategori lada kering. Disini (Belitung) semua produksi lada putih, terkecuali ada permintaan, baru diproduksi lada hitam, lada hijau," ujarnya.

Harga lada di Kabupaten Belitung, kini hanya Rp 50.500 per Kg. Penentuan harga lada tersebut, bukan menjadi kewenangan pemerintah. Kondisi harga lada menjadi menurun kini ditentukan dari pasaran dunia.

"Kami sudah mengecek data di IPC (soal harga lada), memang turun dari sana nya karena pasokan banyak. Tapi lada di Bangka Belitung di akui dari IG (Indegrasi Geografis) memang nomor satu di dunia kualitasnya," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved