2019, Pemkab Bateng Defisit Anggaran Rp 72 Milyar, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati

Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah kembali akan mengalami defisit anggaran pada APBD 2019 nanti.

2019, Pemkab Bateng Defisit Anggaran Rp 72 Milyar, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati
Dok/Bapos
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah kembali akan mengalami defisit anggaran pada APBD 2019 nanti.

Dimana estimasi pendapatan daerah tahun 2019 sebesar Rp 1,145 triliun, meningkat dibandingkan APBD 2018 yang hanya Rp 831, 872 milyar meningkat sebesar Rp 313,30 milyar atau 37,66 persen.

Dengan belanja anggaran daerah diangarkan Rp 1,217 triliun dibandingkan dengan APBD 2018 Rp 848,737 milyar meningkat Rp 369, 227 milyar atau 43,50 persen.

Sehingga apabila dibandingkan antara pendapatan daerah dan belanja daerah maka Pemkab Bateng mengalami defisit anggaran sebesar Rp 72, 792 milyar.

Hal itu disampaikan Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh dalam Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Raperda 2019, dihadapan anggota DPRD Bateng, Rabu (13/8/2018) menurutnya defisit yang dialami masih tahap wajar dan masih bisa diatasi oleh pemerintah daerah nantinya.

Menurut Bupati Bateng Ibnu Saleh, defisit anggaran yang dialami oleh Pemkab akan ditutupi dengan biaya real berjalan nantinya.

"Hal yang wajar, kita masih dalam aturan pemerintah, defisit akan ditutupi dengan real biaya berjalan di tahun tersebut, ditutupi pada biaya real dilapangan, seperti apa misalnya saya tidak banyak melakukan perjalanan dinas, kan bisa ditutupi itu kira kiranya seperti itu, atau ada sisa lebih dari kegiatan, kan bisa karena tidak mungkin habis,"jelas Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh kepada wartawan, Senin (13/8/2018) di Gedung Diklat Bateng.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help