Hanya Bacaleg Perempuan yang Boleh Diganti, Asalkan Memenuhi Syarat

Jika tak digantikan akan menyebabkan kuota 30 persen keterwakilan perempuan menjadi kurang.

Hanya Bacaleg Perempuan yang Boleh Diganti, Asalkan Memenuhi Syarat
Dokumen Bangka Pos
M Yusuf 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkalpinang menegaskan, bacaleg yang berkas pencalonannya telah lolos verifikasi dan dimasukkan ke dalam daftar calon sementara (DCS) hanya dapat diganti jika bacaleg adalah seorang perempuan.

Bacaleg perempuan tersebut yang dinyatakan TMS dan jika tak digantikan akan menyebabkan kuota 30 persen keterwakilan perempuan sebagai calon legislatif tiap parpol menjadi kurang.

Ketua KPU Pangkalpinang, M.Yusuf mengatakan bacaleg yang boleh diganti itu pun hanya bacaleg perempuan yang dinyatakan TMS karena mundur, meninggal dunia, dan mantan napi koruptor, pelaku kekerasan anak, serta bandar narkoba.

Jika bacaleg tidak memenuhi ketentuan untuk diganti, maka KPU hanya akan mencoret nama bacaleg dari DCS, sehingga mengurangi jumlah caleg dari parpol.

"Pengaruh keterwakilan perempuan sangat rentan. Itulah betapa istimewanya kaum hawa," ujar yusuf kepada Bangkapos, Senin (13/8).

Ia pun memperjelas bahwa bacaleg perempuan berpengaruh terhadap kuota 30 persen sedangkan kuota bacaleg laki-laki sudah banyak maka tidak bisa digantikan.

Sebelumnya KPU telah menetapkan daftar calon sementara (DCS) pada 12 Agustus 2018 lalu. Sedangkan kini  memasuki tahapan pelaporan dari masyarakat mengenai DCS tersebut. 

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved