Kisah Relawan Babel ke Lombok Makan Nasi Sebungkus untuk Tujuh Orang

Tujuh orang relawan asal Bangka Belitung dikirimkan untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak pekan lalu.

Kisah Relawan Babel ke Lombok Makan Nasi Sebungkus untuk Tujuh Orang
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kepala harian BPBD Babel, Mikron Antariksa. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tujuh orang relawan asal Bangka Belitung dikirimkan untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat sejak pekan lalu.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Mikron Antariksa mengatakan saat ini mereka terus menelusuri daerah yang belum terbantu.

"Relawan sudah berangkat dari Tagana 7 orang untuk tim Awal dari mereka sudah bekerja untuk support dapur umum, evakuasi, kesehatan, psiko sosial. Dan mereka sudah menemukan lokasi yang belum terjamah seperti di Kecamatan Tanjung, Desa Gili-gili Kabupaten Lombok Utara," kata Mikron, Senin (13/8/2018).

Mikron menyebutkan saat ini kondisi para korban sangat tidak nyaman dan aman, banyak warga mendirikan tenda di depan rumah mereka lantaran takut ada gempa susulan.

"Disana gempa belum berhenti, setiap hari ada gempa susulan. Tercatat sampai hari ini ada 500 kali gempa dan yang meninggal sudah 390 orang. Situasi tidak aman dan nyaman karena ada penjarahan," katanya.

Menurutnya, pihaknya juga berencana akan mengirimkan relawan susulan. Tapi harus mempertimbangkan berbagai hal. Ia menyebutkan, pihaknya akan menerima pengumpulan bantuan hingga 31 Agustus mendatang.

"Melihat kondisi lapangan memang sangat dibutuhkan tambahan relawan karena cakupan luasan bencana itu menyebar. Relawan kita yang disana makan nasi bungkus itu 1 bungkus bertujuh, jadi memang kondisinya sulit dan mereka yang dikirim harus terlatih. Kita ada rencana mengirimkan lagi, tapi juga harus mempertimbangkan biaya," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help