Ada Momen Haru, Ini 11 Fakta Kasus Video Porno Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari

Jika ditelisik ke belakang, ada beberapa momen mengharukan yang bisa diingat terkait kejadian

Ada Momen Haru,  Ini 11 Fakta Kasus Video Porno Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari
Kolase grid.id

Saat itu, Cut Tari masih terbilang santai dan semringah.

Sama seperti Ariel dan Luna Maya, Cut Tari juga belum mengakui bahwa dia adalah pelaku perempuan dalam video asusila itu.

7. Muka Ditutupi, Ariel “Diciduk” Polisi saat Dini Hari

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Ariel akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus video porno pada tanggal 22 Juni 2010.

Kejadian dramatis saat itu adalah, Ariel diamankan petugas kepolisian saat dia berada di studionya di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Ketika tiba di gedung Bareskrim Mabes Polri pada dini hari, wajah Ariel ditutupi dengan sebuah kain dan langsung masuk ke dalam gedung.
Sejak saat itu Ariel ditahan oleh pihak kepolisian.

Ariel terjerat Pasal 4 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008, tentang Pornografi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Pasal 282 tentang Kesusilaan dan Pasal 27 ayat (1), UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Luna Maya dan Cut Tari juga Jadi Tersangka

Status saksi yang saat itu disandang oleh Luna Maya dan Cut Tari kemudian naik menjadi tersangka pada 9 Juli 2010 silam.

Namun, berbeda dengan Ariel, baik Luna Maya dan Cut Tari, mereka tak wajib ditahan.

Status tersangka keduanya didasarkan pada pelanggaran terhadap Pasal 282 KUHP dengan ancaman pidana 1 tahun 6 bulan penjara.

8. Dukungan Luna Maya dan Sahabat Peterpan 

Ariel boleh saja mendekam di penjara sampai masa persidangannya dimulai, namun dukungan Luna Maya dan penggemar Ariel, Sahabat (sebutan penggemar Peterpan, red) tak pernah surut.

Luna Maya menjadi orang yang paling sering mengunjungi Ariel di tahanan Mabes Polri.

Saat itu, Luna Maya kerap kucing-kucingan dengan awak media yang bertugas di Mabes Polri.

9. Pelukan Pilu di Penjara

Setelah beberapa bulan mendekam di penjara Bareskrim Mabes Polri, Ariel akhirnya dibawa menuju Bandung, ditemani oleh Luna Maya.

Saat itu, Ariel ditempatkan di rutan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat, sampai menunggu jadwal sidang yang digelar perdana pada 11 November 2010.

Selama sidang, Luna Maya tak pernah absen mendampingi Ariel.

Beberapa momen pilu sempat diabadikan saat itu, saat Luna Maya memberikan Ariel makanan.

Saat itu, mereka berdua terpisah oleh jeruji penjara dan saat itu Luna Maya menangis.

Dalam momen selanjutnya, akhirnya beberapa kerabat, termasuk Luna Maya, diizinkan untuk masuk dan duduk bersama Ariel di penjara Pengadilan Negeri Bandung.

Selama momen menunggu waktu sidang itu, Luna Maya terlihat selalu memeluk Ariel, berpegangan tangan dan menangis.

10. Tangis dan Teriakan Luna Maya di Sidang Vonis Ariel 

Setelah melalui puluhan persidangan, ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung akhirnya menjatuhi vonis terhadap Ariel.

Ariel Divonis Penjara 3 tahun 6 bulan dan Denda Rp 250 juta.

Ketika momen pembacaan vonis oleh ketua majelis hakim itu, Luna Mayasempat berteriak dan menutup wajah dengan kedua tangannya.

Wajah Luna Maya memerah dan tubuhnya lunglai jatuh ke arah artis senior Camelia Malik yang saat itu juga mendampinginya.

11. Ariel Menghuni Rutan Kebon Waru sekaligus Putus Cinta

Setelah dinyatakan bersalah, Ariel resmi dijebloskan ke dalam rutan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat.

Di saat-saat awal Ariel menjadi penghuni rutan Kebon Waru, Luna Mayamenjadi salah satu orang yang rajin menjenguk.

Bahkan, saat momen Idul Fitri, Luna Maya rela mendatangi Ariel di sana.

Sayangnya, setelah beberapa waktu berlalu, Luna Maya dikabarkan tidak pernah lagi datang menjenguk.

Sejak saat itulah kabar putus cinta antara Ariel dan Luna Maya merebak. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Grid.Id dengan judul: 11 Fakta Video Porno Ariel dan Luna Maya, Nomor 9 Momen Haru Pelukan di Penjara

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help