Kolong Dekat PDAM Jongkong di Garap Aktivitas Tambang Timah Skala Besar

Tambang timah skala besar TN beroperasi di dekat kolong PDAM Jongkong atau dikenal dengan Kolong Ali, Kecamatan Koba

Kolong Dekat PDAM Jongkong di Garap Aktivitas Tambang Timah Skala Besar
Ist
Tambang timah skala TN kembali beroperasi di dekat kolong PDAM Jongkong atau dikenal dengan Kolong Ali, Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah foto diambil, Selasa (14/8/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Tambang timah skala besar TN beroperasi di dekat kolong PDAM Jongkong atau dikenal dengan Kolong Ali, Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (14/8/2018)

Padahal saat ini sedang giat operasi PETI namun aktifitas TN tersebut masih tetap berjalan.

Di lokasi tambang terpantau juga aktivitas satu unit PC berwarna orange beroperasi sedang mengeruk pasir, dimana lokasi ini berdekatan dengan areal kolong PDAM Jongkong dan akses jalan utama.

Kepada DLH Bangka Tengah, Ali Imron mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Sat Pol PP dan akan turun bersama ke lokasi yang dimaksud nantinya.

"Tentu kalau membahayakan dan membawa mudhorat, tentu kami bersama Pol PP akan menghentikan aktivitas tambang di lahan eks Kobatin yang berdekatan dengan fasilitas umum itu,"jelas Ali kepada wartawan, Selasa (14/8/2018)

Terpisah, Kasat Pol PP Kabupaten Bangka Tengah, Mulyanto mengatakan, jika dirinya telah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas tambang skala besar dengan alat berat pada lokasi dekat PDAM. Dirinya juga akan segera menanggapi permasalahan itu.

"Hari ini juga, kami akan cek ke lapangan,"katanya

Menurutnya aktivitas itu, jangan sampai merusak fasilitas umum yang ada didekatnya.

"Jangan sampai aktivitas tambang yang indikasinya sudah ilegal, skala besar, mengancam kerusakan fasilitas umum pula,"ungkapnya

Menurut Mul, pihaknya akan juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindaknya.

Senada Kabag Ops Polres Bangka Tengah Kompol Sarwo Edi mengatakan bahwa dirinya pernah mendengar lokasi itu, namun pihaknya akan terlebih dahulu melakukan lidik sebelum melakukan penangkapan apabila terbukti melanggar.

"Tahu lokasi itu, namun akan melakukan lidik dulu,saya lidik bagaimana, karena bila terbukti melanggar tetap kita tangkap. Kita tetap akan berkoordinasi dengan pihak reserse,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help