Safety Riding Honda For Under High School Gelar Edukasi di SMP Negeri 1 Pangkalpinang

Tim Safety Riding dari Honda Asia Surya Perkasa Main Dealer Bangka Belitung kembali mengadakan sosialisasi pembelajaran aman berkendara

Safety Riding Honda For Under High School Gelar Edukasi di SMP Negeri 1 Pangkalpinang
istimewa
Safety Riding Honda for Under High School lakukan edukasi di SMP Negeri 1 Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM - Tim Safety Riding dari Honda Asia Surya Perkasa Main Dealer Bangka Belitung kembali mengadakan sosialisasi pembelajaran aman berkendara (safety riding) di SMP Negeri 1 Pangkalpinang pada selasa (14/08/18) pagi.

Sosialisasi ini ditujukan kepada para pelajar, dimana pada usia siswa SMP sudah mulai banyak yang belajar mengendarai sepeda motor. Sosialisasi ini juga merupakan wujud kepedulian Honda kepada para pengendara sepeda motor khususnya sepeda motor Honda.

Honda motor sebagai salah satu produsen besar sepeda motor di Indonesia, Honda juga gencar dalam menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bauk di sekolah, instansi pemerintah, bahkan langsung ke masyarakat. Sosialisasi ini juga disambut baik oleh kepala SMP N 1 Pangkalpinang dan para siswa siswi yang antusias mengikuti edukasi safety riding.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan oleh Rigo selaku instruktur dari tim safety riding Honda terkait penyebab-penyebab kecelakaan yang sering terjadi.

"Penyebab kecelakaan di jalan raya dapat kita kelompokkan menjadi 3 kelompok, yakni berdasarkan manusia, lingkungan dan kendaraan. Bisa karena ketika sedang emosi kita mengendarai kendaraan akan menyebabkan kecelakaan, lalu kondisi motor yang kurang baik serta jalanan yang licin akibat hujan." jelas Rigo dihadapan para siswa dan guru yang hadir.

Kemudian di lanjutkan dengan teknik berkendara yang dijelakan secara teori oleh Rahardi selaku instruktur. Teknik dasar berkendara meliputi atribut keamanan wajib yang harus digunakan ketika berkendara seperti Helm, pakaian baju dan celana panjang, sarung tangan full cover, dan sepatu.

Selain itu juga Rahardi menjelaskan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar, teknik pengereman, tekning menikung, serta cara memeriksa kendaraan sebelum digunakan.

Dijelaskan oleh Ardi dalam teknik pengereman untuk mengerem yang baik terutama untuk motor model sport, pengendara tidak boleh menggunakan rem depan atau rem belakang saja. Namun ketika ngerem, harus ada kolaborasi antara rem depan dan belakang, 70 persen harus menggunakan rem belakang dan 30 persen menggunakan rem depan.

Honda sebagai produsen besar sepeda motor di dunia terus berinovasi dan mengembangkan teknologi yang aman guna menunjang keamanan para pengendaranya. Beberapa teknologi yang dikembangkan seperti Combi Brake System (CBS) dimana teknologi pengereman ini memungkinkan pengereman depan dan belakang dilakukan secara bersamaan agar sepeda motor bisa berhenti dengan sempurna dan aman.

Honda juga selalu mengkampanyekan tagline safety Indonesia #Cari_aman. Melalui tagline inu, Honda berharap bisa lebih dekat dan diterima dengan mudah oleh masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas. Honda menganggap atribut berkendara sepeeti helm, sarung tangan, jaket, sepatu dan lainnya bujan sekedar atribut untuk keselamatan, melaikan juga merupakan bagian dari fashion atau life style. Karena berkendara gak sekedar aman tapi juga gaya. Selalu #Cari_aman sebelum berkendara bersama Honda.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help