Hutan Belukar di Jalan Kurau Penyak Terbakar, Sempat Ganggu Pandangan Pengguna Jalan

Karena kondisinya di pinggir jalan sehingga berbahaya, lalu menurut informasi tadi juga di lokasi kecelakaan pengendara

Hutan Belukar di Jalan Kurau Penyak Terbakar, Sempat Ganggu Pandangan Pengguna Jalan
Ist
Kebakaran terjadi kembali di Kecamatan Koba, Bangka Tengah pada, Rabu (15/8/2018) sore, di hutan belukar pinggiran jalan raya Kurau-Penyak 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kebakaran terjadi kembali di Kecamatan Koba, Bangka Tengah pada, Rabu (15/8/2018) sore, tepatnya di hutan belukar pinggiran jalan raya Kurau-Penyak

Akibat dari kebakaran itu banyak pengguna jalan berhenti karena pekatnya asap yang menutupi jarak pandang para pengendara.

Kabid Damkar Satpol PP Bangka Tengah Yufajri mengatakan bahwa kebakaran hutan terjadi pada pukul 16.00 WIB, dimana api telah membakar sediktnya tumbuhan yang berada di pinggiran jalan raya Kurau Penyak.

"Kebakarannya telah membakar kurang lebih satu hektar tumbuhan yang ada di pinggiran jalan raya Kurau Penyak, sehingga menimbulkan asap pekat yang menyulitkan para pengendara melewati jalan itu,"jelas Yufajri kepada wartawan, Rabu (15/8/2018).

Ia menambahkan kondisi api saat ini, telah berhasil dipadamkan oleh pihak Damkar, sehingga tidak separah awalnya terjadi kebakaran.

"Kondisi sekarang Alahamdulilah aman, kita saat ini sedang melakukan pembersihan tumpukan sampah sampai dipinggiran kebun sawit,"ujarnya.

Sebabkan Kecelakaan

Kabid Damkar Yufajri mengatakan dampak dari pekatnya asap yang  membakar hutan belukar di pinggiran jalan raya Kurau menimbulkan jarak pandang terganggu sehingga banyak pengendara tak bisa melihat kedepan dan akibatnya pengendara bersenggolan ketika melewati jalan.

"Karena kondisinya di pinggir jalan sehingga berbahaya, lalu menurut informasi tadi juga di lokasi kecelakaan pengendara motor dan mobil beserempet karena asapnya mengepul sehingga tidak terlihat, tetapi tidak sampai menimbulkan korban,"ujarnya.

Selain itu menurutnya,  akibat pekatnya asap, petugas Damkar juga turut membantu mengatur arus lalu lintas warga yang melintas.

"Kita coba untuk mengaturnya, sampai saat ini kondisi sudah aman, pengendara sudah bisa lewat, hanya tadi asapnya pekat lalu ditambah dengan tiupan angin sehingga menutupi pandangan para pengguna jalan,"ujarnya.

Akibat kebakaran hutan yang menghabiskan satu hektar tanaman yang ada di pinggiran jalan raya Kurau Penyak, pihak Damkar belum  bisa menduga apa yang menjadi penyebab kebakaran hutan tersebut.

Mereka saat ini bekum bisa menduga duga penyebab kebakaran disebabkan oleh warga yang membakar sampah atau hal lainya.

"Belum tahu, kita belum berani menduga duga  penyebab kebakaran, apakah akibat warga yang bakar sampah atau lainya,"tukasnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help