Jangan Ambil Struk di ATM, Bahaya Ini Mengintai, Begini Penjelasannya

Struk yang sering kita terima ketika mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mengandung racun yang berbahaya.

Jangan Ambil Struk di ATM, Bahaya Ini Mengintai, Begini Penjelasannya
ATM 

Modus ini terbongkar saat Subdit Resmob meringkus seorang perempuan berinisial RU alias A (31) pada 26 Maret 2016 lalu.

RU membobol rekening nasabah sejumlah bank dengan cara memindai data, lalu membuat kartu ATM duplikasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengatakan, RU diringkus polisi bersama komplotannya.

Krishna menjelaskan, kejahatan yang dilakukan RU dilakukan dengan cara menduplikasi data rekening korbannya.

Simak bagaimana kronologi kejahatan melalui ATM dan berhati-hati saat bertransaksi.

Pelaku mengambil data rekening nasabah agar dapat menggunakan kartunya.

Data rekening nasabah didapat dengan 2 cara.

Pertama, bisa melalui orang di dalam bank. Kedua, bisa juga dengan cara memasang "alat pembaca data kartu", baik untuk kartu ATM maupun kartu kredit.

Alat pembaca data ini disimpan di alat Electronic Data Chapter (EDC) yakni alat yang dipakai saat seseorang bertransaksi memakai kartu ATM atau kartu kredit.

"Jadi memang biasanya pelaku bekerjasama dengan orang dalam," kata Krishna.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved