Sering Dikonsumsi di Indonesia, 9 Makanan Ini Berbahaya Ada yang Berubah Jadi Sianida

Namun apa jadinya jika ternyata ada makanan yang masuk kategori makanan berbahaya di dunia?

Sering Dikonsumsi di Indonesia, 9 Makanan Ini Berbahaya Ada yang Berubah Jadi Sianida
TRIBUNNEWS
iLUSTRASI Makanan mengandung Rhodamin B 

Makanan keenam ini merupakan makanan khas dari negara Islandia.

Haraki terbuat dari daging hiu Greenland yang beracun.

Tak hanya itu, pengolahan daging hiu tersebut dilakukan dengan cara difermentasikan selama 5-6 bulan.

Aroma haraki sangat menyengat karena mengandung amonia dalam jumlah yang banyak.

7. Singkong

Singkong merupakan salah satu makanan yang termasuk kategori berbahaya.

Pasalnya makanan yang banyak dikonsumsi di Indonesia ini mengandung kandungan linamarin yang tinggi.

(mesinraya.co.id)

Kandungan tersebut dapat berubah menjadi senyawa sianida yang berbahaya saat dimakan mentah.

Oleh karena itu, kamu harus benar-benar mengolah singkong hingga benar-benar matang.

8. Echizen Kurage

Makanan yang satu ini berasal dari negara Jepang.

Echizen Kurage terbuat dari ubur-ubur di Jepang yang mengandung racun.

Ubur-ubur ini bisa dikonsumsi asalkan bagian racunnya dihilangkan dan kemudian dimasak dengan benar.

(wikimedia.org)

9. Kerang Darah

Kerang darah merupakan makanan yang biasa juga dimakan di Indonesia.

Namun, berbeda dengan penyajian yang dilakukan di Shanghai, China yaitu hanya dengan direbus sebentar.

Pasalnya, jenis kerang ini mengandung banyak bakteri dan virus penyebab hepatitis dan disentri.

Bahkan, pada tahun 1988 lalu, terdapat lebih dari 300 ribu orang terinfeksi kerang ini.

(kompasiana.com/wawan sidarta)

Happy traveling!

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul 'Waspada! 9 Makanan Bahaya di Dunia, 2 Sering Dimakan Orang Indonesia'

Editor: zulkodri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help