Buka Suara Soal Tudingan Al Ghazali Overdosis, Maia ungkap Vitamin yang Diberikan pada Anaknya

Buka Suara Soal Tudingan Al Ghazali Overdosis, Maia ungkap Vitamin yang Diberikan pada Anaknya

Buka Suara Soal Tudingan Al Ghazali Overdosis, Maia ungkap Vitamin yang Diberikan pada Anaknya
Al Ghazali 

BANGKAPOS.COM --Beberapa hari lalu, musisi dan Disc Jockey (DJ), Al Ghazali (20) dikabarkan dan diduga mengalami mengalami overdosis.

Kabar Al Ghazali yang diduga mengalami overdosis obat terlarang pun menjadi buah bibir di pemberitaan media massa.

Mengingat kariernya, selama ini, melalang buana di kehidupan malam untuk mengisi acara menjadi DJ.

Rupanya, kabar mengenai over dosis tersebut membuat Al Ghazali geram.

Tidak hanya Al Ghazali, kedua orangtuanya yakni Ahmad Dhani dan Maia Estianty pun geram.

Maia Estianty (42) yang ditemui disela-sela waktu acara jumpa pers 'RCTI 29 Anniversary Celebration' di gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (15/8/2018) mengaku, sangat kesal atas isu atau gosip mengenai putra sulungnya, yang diduga menderita over dosis.

//

"(Kabar Al Ghazali Over Dosis) itu hoax. Jangan lakukan fitnah!," tegas Maia Estianty.

Menerima fitnah besar yang menyerang putranya itu,

Maia mengungkapkan sangat menyesal muncul pemberitaan mengenai Al Ghazali yang over dosis.

"Intinya saya sangat menyesalkan sampai ada kabar (over dosis) seperti itu," ungkapnya.

Bekas pendiri dan personil grup musik Ratu dan Duo Maia itu menjelaskan bahwa Al sedang meminta infus di salah satu rumah sakit di daerah Garut, Jawa Barat.

"Saya sangat dirugikan dong, gila. Karena Al itu cuma cek infus vitamin doang," ujar Maia Estinty yang kemudian pergi meninggalkan awak media. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Ahmad Dhani Marah

Musisi Ahmad Dhani mengaku akan marah jika kontrak iklan anaknya, Al Ghazali, sebesar Rp 1 miliar terancam gagal karena isu overdosis.

"Kami sekarang sedang negosiasi dengan sebuah produk yang cukup besar nilainya. Kalau itu enggak jadi, kan rugi kami," kata Dhani saat dijumpai di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (13/8/2018).

"Ya gede. Di atas Rp 1 miliar. Mereka sudah tanya (ke kami atas isu overdosis). Makanya kalau ini sampai gagal, kami akan marah," sambung Dhani.

Dhani berujar, Al merasa dirugikan atas isu overdosis akibat pemberitaan media yang tidak benar itu.

Sebab, kata Dhani, dalam setiap kontrak pekerjaan, ada perjanjian bahwa seorang brand ambassador itu tidak boleh terlibat kasus narkoba.

Kabar buruk tersebut bukan hanya merugikan Al, sang adik pun merasa terganggu dengan pemberitaan soal overdosis itu.

"Saya sebagai adiknya saja merasa dirugikan. Saya sebagai adiknya menyaksikan kakak Al ke rumah sakit, dia murni cek kesehatan, dia CT scan dan MRI. Saya juga kaget dengar berita simpang siur seperti itu. Sangat-sangat merugikan," timpal Dul Jaelani, adik Al Ghazali.

Hendarsam Marantoko, pengacara yang menangani kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani, mengatakan, Al sudah meminta masukannya untuk melaporkan media yang memberikan tentang overdosis tersebut.

Setelah membaca artikel media online yang memberitakan Al overdosis, Hendarsam menyebut ada unsur hoaks atau tidak benar.

Ia menyebut sumber artikel tersebut tidak jelas.

"Lagi kami pertimbangkan. Karena citra Al harus mendukung produk tersebut. Nah, kalau berita hoaks ini akhirnya mendegradasi citra Al dan produk tersebut, tentunya ini ada kerugian ekonomi kepada para pihak," kata Hendarsam. (*)

Editor: teddymalaka
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved