Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 5 Belinyu, Saksi Ungkap Keganjilan Kepala Sekolah di Persidangan

Terdakwa atas nama Andika Bani Probowo sebagai Kepala Sekolah SMPN 5 Belinyu disidang setelah diduga melakukan tindakan pidana korupsi dana BOS

Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 5 Belinyu, Saksi Ungkap Keganjilan Kepala Sekolah di Persidangan
Ruang tahanan di PN Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM  - Terdakwa atas nama Andika Bani Probowo sebagai Kepala Sekolah SMPN 5 Belinyu Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka disidang setelah diduga melakukan tindakan pidana korupsi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) anggaran 2016-2017, Kamis (16/8/2018).

Atas perbuatan terdakwa keuangan negara mengalami kerugian sebesar Rp.349.612.250. sidang kali ini sudah masuk pemeriksaan saksi.

Lima orang saksi dipanggil yakni Saki Gandalia selaku ketua Komite, Erdo, Zudiansyah, Siti Khadijah dan Emi Sukaya selaku guru honorer SMPN 5 Belinyu kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Menurut penuturan saksi Saki Gandalia selaku ketua komite mengungkapkan tidak pernah dilibatkan dalam rapat.

Ruang tahanan di PN Pangkalpinang
Ruang tahanan di PN Pangkalpinang (Bangkapos/ Adinda Rizki Amanda)

"Saya tidak pernah dilibatkan dan diajak untuk rapat, baik itu rapat rencana kerja maupun pembelian buku paket"jelasnya dihadapan majelis hakim pengadilan negeri Pangkalpinang.

Selain itu saksi Erdo selaku guru honorer mata pelajaran bahasa Indonesia mengaku gaji sering telat hingga 3 bulan lamanya.

"Gaji saya 770 ribu sebulan kadang telah paling lama 3 bulan"jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku selama 2 tahun mengajar belum ada pembelian buku paket untuk mata pelajaran bahasa Indonesia.

"2 tahun saya mengajar tidak ada buku paket, saya mengajar saja buku panduan beli sendiri"tambahnya saat memberikan kesaksian.

Sidang dipimpin oleh ketua hakim Sri Endang dan didampingi anggota hakim Haridi dan Erizal di ruang Tirta PN Pangkalpinang.

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved