Korban Kebakaran SPBU Jalan Ahmad Yani Hembuskan Nafas Terakhir Tadi Malam

Ade Kurniawan yang menjadi korban kebakaran di SPBU Jalan Ahmad yani beberapa pekan lalu, menghembuskan nafas terakhirnya tadi malam

Korban Kebakaran SPBU Jalan Ahmad Yani Hembuskan Nafas Terakhir Tadi Malam
Bangkapos/irakurniati
Jenazah Ade Kurniawan, korban kebakaran SPBU Jalan Ahmad yani saat akan dimakamkan di pekuburan jalan mentok, Kamis (16/8/2018) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM - Puluhan orang berkumpul di kediaman Ade Kurniawan, yang beralamat di Asrama Kodim, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, Kamis (16/8/2018). Usai menjalani perawatan intensif sekitar satu minggu di ICU RSBT Pangkalpinang, Ade Kurniawan yang menjadi korban kebakaran di SPBU Jalan Ahmad yani beberapa pekan lalu, menghembuskan nafas terakhirnya tadi malam, Rabu (15/8/2018) pukul 22.25 WIB.

Ayah Kandungnya, Asfiani, tampak tegar melepas kepergian anak bungsunya itu. Tidak terlihat air mata yang menetes diwajahnya. Namun, sesekali ia termenung saat prosesi pemakaman anak bungsunya itu.

Saat bangkapos.com mencoba meminta keterangan dari Asfiani, usai prosesi pemakaman di pekuburan jalan mentok, ia menjelaskan keadaan anaknya yang sempat drop tadi malam. Dua hari sebelumnya, Ade diketahui menunjukkan perkembangan selama perawatan. Namun tadi malam kondisi Ade menurun drastis, hingga harus dibantu dengan alat pernafasan, katanya.

"Habis magrib dia drop. Padahal sebelumnya dia sudah bisa makan bubur, roti. dia juga minta dibelikan jus." kenang pria paruh baya ini, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya, beberapa hari terakhir, anak bungsunya itu kerap manja kepada ibunya. Seringkali Ade meminta makanan agar dibawakan oleh ibunya, begitu pun saat makan, ia juga minta agar disuapkan.

Ade dimata Asfiani merupakan sosok anak yang pendiam, tidak suka keluyuran. Bahkan kesehariannya dihabiskan bermain game di rumah.

Beberapa hari lalu, bangkapos.com sempat menemui Ibunda Ade, Rohayati di ruang tunggu keluarga pasien. Ia juga menyebutkan, keseharian Ade merupakan anak yang pendiam. Anaknya yang berusia 18 tahun itu, suka dengan kue sus. Dirinya pun sempat membawa makanan kesukaan anaknya pada saat itu.

"Bawa kue kesukaan acu. Cuma gak tau dibolehin dokter atau tidak. Soalnya kan pakai telur bahannya." ujarnya beberapa hari lalu.

Diberitakan sebelumnya, Ade Kurniawan merupakan satu diantara korban kebakaran SPBU Jalan Ahmad yani. Ia mengalami luka bakar grade empat atau hampir 80 persen disekujur tubuhnya. Luka bakar itupun menyerang kedua kornea matanya, sehingga penglihatannya dalam jarak pandang terbatas.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved