Ngaku 7 Kali Berhubungan Suami Istri Sebelum Gugurkan Janin, Begini Kronologis Lengkapnya

Ia diamankan setelah kedapatan meletakkan sesosok bayi di dalam jok motor, Senin (13/8) lalu.

Ngaku 7 Kali Berhubungan Suami Istri Sebelum Gugurkan Janin, Begini Kronologis Lengkapnya
surya/danendra kusumawardana
Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata dan pelaku Dimas Sabhra Listianto menunjukan jok motor tempat menaruh bayi, Selasa (14/8/2018). 

Jenazah bayi beserta D pun dibawa ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Sementara perempuan yang diduga ibu bayi berhasil melarikan diri.

"Bayi ini diduga hasil hubungan gelap pasangan. Saat di Puskesmas Gayaman kondisinya masih hidup, tetapi dokter RS Gatoel telah memastikan bayi itu sudah meninggal," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Solikhin Fery.

Awal Mula Cerita yang Jadi Motif Tindakannya

Kedua pasangan diduga bukan suami istri. Hal itu diungkap oleh kepolisian setelah menduga bahwa mereka adalah pasangan gelap.

"Bayi ini diduga hasil hubungan gelap pasangan. Saat di Puskesmas Gayaman kondisinya masih hidup, tetapi dokter RS Gatoel telah memastikan bayi itu sudah meninggal," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery.

Dugaan sementara, bayi itu dilahirkan di sebuah villa yang berada di Pacet, Mojokerto.

Ketika di ruang jenazah, pihak kepolisian meminta keterangan kepada DSL yang diduga kuat ayah dari bayi itu.

Selang beberapa waktu, polisi membawa DSL mencari sepeda motor yang digunakan untuk meletakkan bayi, lokasi persalinan, dan ibu bayi.

"Sementara ini kami masih memeriksa DSL yang diduga sebagai ayah bayi," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved