Begini Penjelasan Kapolres Madina Soal Dugaan Rekayasa Kasus Yusril Mahendra

Terkait dugaan rekayasa kasus yang diungkapkan Yusril Mahendra (19) seorang pemuda yang dipaksa mengaku mencuri uang Rp 200.000 milik Nenek Aminah

Begini Penjelasan Kapolres Madina Soal Dugaan Rekayasa Kasus Yusril Mahendra
TribunMedan.com
Yusril Mahendra menerangkan dirinya dipaksa mengaku melakukan pencurian nenek Aminah, Kamis (16/8/2018) 

BANGKAPOS.COM - Terkait dugaan rekayasa kasus yang diungkapkan Yusril Mahendra (19) seorang pemuda yang dipaksa mengaku mencuri uang Rp 200.000 milik Nenek Aminah (86) oleh Polsek Panyabungan, Kapolres Mandailing Natal AKBP Irsan Sinuhaji angkat bicara.

AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan kasus Yusril Mahendra sudah di luar wewenang Polisi saat ini.

Ia juga mengungkapkan saat itu, dirinya belum menjabat sebagai Kapolres Mandailing Natal.

"Itukan kasusnya Januari 2018. Saya baru menjabat sebagai Kapolres kan April 2018. Dan terkait kasus itu andai polisi tidak melengkapi berkas atau tidak terbukti tentu jaksa akan menolak berkas yang kita ajukan, tapi jaksa saat itu menerima kok," ujar pria melati emas dipundak tersebut kepada Tribun Medan Kamis (16/8/2018) petang.

AKBP Irsan Sinuhaji pun menerangkan bahwa Kejari Mandailing Natal kini melakukan kasasi usai Yusril Mahendra bebas oleh gugatan di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.

"Saya dapat informasi kan, Kejari saat ini ajukan kasasi terkait bebasnya dia (Yusril Mahendra). Karena kita tahu ini sudah bukan wewenang kita lagi," ujarnya

Baca: Tragis, Diundang Lewat Media Sosial Wanita Ini Tewas Diperkosa dan Dimutilasi Pria Ini

Terkait adanya keinginan keluarga mengusut kembali kasus kematian sang ayah tiri bernama Kaharuddin yang turut diperiksa sebagai pelaku pencurian bersama Yusril, AKBP Irsan Sinuhaji mengungkapkan akan memeroses keinginan keluarga.

"Iya memang kita sudah terima keinginan keluarga terkait otopsi Minggu lalu. Ini sedang kita upayakan juga ya,. Nanti kita jelaskan" pungkasnya.

Sebelumnya saat di Kantor KontraS, diketahui sosok Yusril Mahendra (19) merupakan seorang pemuda yang kini berupaya mencari keadilan atas musibah yang menimpa keluarganya sejak 19 Oktober 2017 silam.

Yusril, pemuda berkulit gelap ini kembali menghirup udara segar usai dirinya dibebaskan melalui putusan banding di Pengadilan Tinggi Medan Nomor 504/Pidana/2018/PT MDN pada 30 Juli 2018.

Baca: 3 Negara Ini Terancam Bangkrut Satunya di Asia Negara, Indonesia?

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved