Pilpres 2019

Dukung Jokowi atau Prabowo? Ini Jawaban Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra

Yusril menegaskan jika dirinya tidak pernah akan netral bahkan golput dalam Pemilu 2019 nanti.

Dukung Jokowi atau Prabowo? Ini Jawaban Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018). 

BANGKAPOS.COM - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal sikap partainya dalam Pemilu 2019.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan melalui akun Twitternya, @Yusrilihza_Mhd, yang ditulis pada Kamis (16/8/2018).

Yusril menegaskan jika dirinya tidak pernah akan netral bahkan golput dalam Pemilu 2019 nanti.

PBB, kata dia, sementara ini menempatkan di tengah dan belum memutuskan untuk memberi dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi maupun Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Baca: Tak Diajak, Yusril Tegaskan Buat Apa Capek-capek Dukung Jokowi Maupun Prabowo di Pilpres 2019

Yusril mengatakan jika PBB masih akan menunggu keputusan hasil Ijtima Ulama jilid kedua dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) atau Pleno Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, PBB adalah partai islam oleh karenanya pihaknya tidak ingin mendahului keputusan para ulama.

Dilanjutkannya, jika Pilpres masih 8 bulan dan dua pasangan calon sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Yusril menegaskan jika PBB tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan, pasalnya keputusan harus diambil dengan pertimbangan dan perhitungan yang matang.

Baca: Basuki Tjahaja Purnama Tak Mau Lagi Dipanggil Ahok, Ini Nama Panggilan Barunya

"1. Saya tidak pernah bilang netral apalagi golput. Saya katakan “sementara ini PBB menempatkan diri di tengah. PBB belum memutuskan apakah akan mendukung Prabowo - Sandi atau Jokowi Kiyai - Ma’ruf.

2. Kami sedang menunggu apa yang akan diputuskan oleh Ijtima’ Ulama II dan Munaslub atau Pleno Nahdlatul Ulama. PBB adalah partai Islam. Karena itu PBB tidak ingin mendahului keputusan para ulama”.

3. Piplres itu masih 8 bulan lagi dari sekarang. Dua paslon sudah terdaftar di KPU yang didukung sejumlah partai. Karena itu PBB tidak ingin grusa-grusu ambil keputusan. Keputusan harus diambil dengan pertimbangan dan perhitungan yang matang," tulis Yusril Ihza Mahendra. 

Cuitan Yusril Ihza Mahendra
Cuitan Yusril Ihza Mahendra (Capture Twitter)

 

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved