Pilpres 2019

Dukung Jokowi atau Prabowo? Ini Jawaban Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra

Yusril menegaskan jika dirinya tidak pernah akan netral bahkan golput dalam Pemilu 2019 nanti.

Dukung Jokowi atau Prabowo? Ini Jawaban Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018). 

Sebelumnya diberitakan Kompas.com, PBB sebagai salah satu partai peserta pemilu tidak mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Baik Jokowi maupun Prabowo tidak pernah mengajak PBB untuk mendukung mereka. Kalau mereka sendiri tidak pernah mengajak kita untuk mendukung mereka, untuk apa kita capek-capek mendukung salah satu dari mereka," kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/8/2018).

Baca: Digugat Cerai Istri, Delon Minta Saran Warganet Apakah Cocok Berkumis atau Berjenggot

Yusril menilai wajar apabila Prabowo dan Jokowi tidak mengajak partainya berkoalisi.

Sebab, PBB saat ini tidak memiliki kursi di DPR sebagai syarat untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Untuk Pemilu 2019 pun, menurut hitungan lembaga-lembaga survei PBB diduga takkan lolos Parlementary Threshold 4 persen. Karena itu, kedua pasangan Capres/Cawapres tidak memperhitungkan kita," kata Yusril.

"Kalau orang lain menganggap kita tidak penting, janganlah kita GR merasa diri kita penting. Kita tidak perlu menjadi seperti orang menderita sakit jiwa merasa diri kita penting dan besar, padahal kenyataannya kita tidak seperti itu," tambahnya.

Baca: Timnas U-23 Indonesia Berpeluang Besar Lolos 16 Besar Meski Hanya Peringkat Ketiga

Oleh karena itu, Yusril mengaku partainya akan fokus saja untuk meraih suara maksimal di Pemilu Legislatif 2019.

Target PBB adalah melewati ambang batas 4 persen dan lolos ke Senayan.

"Untuk Pilpres, jangan banyak menyita waktu kita, karena tidak akan ada manfaat apapun yang kita peroleh dari Pilpres ini," ujar dia.

PBB dan Partai Garuda merupakan partai peserta pemilu 2019 yang tidak mendukung pasangan calon di Pilpres.

Baca: Fakta tentang Kisah Asmara Anggun C Sasmi dengan 4 Bule Perancis

Partai lainnya seperti PSI, Partai Perindo, PKPI, dan Partai Berkarya yang juga tidak memiliki kursi di DPR ikut mendukung pasangan calon.

PSI, Perindo dan PKPI mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Sementara Partai Berkarya mendukung Prabowo-Sandiaga. (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Belum Beri Dukungan di Pilpres, PBB Tunggu Hasil Ijtima Ulama

Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved