Orang Tua Bocah Pemanjat Tiang Bendera Itu Bekas Pengungsi Timor Timur, Mereka Memilih Indonesia

Orang Tua Bocah Pemanjat Tiang Bendera Itu Adalah Bekas Pengungsi Timor Timur, Mereka Memilih Indonesia

Orang Tua Bocah Pemanjat Tiang Bendera Itu Bekas Pengungsi Timor Timur, Mereka Memilih Indonesia
Foto Yansen Bau Untuk POS-KUPANG.COM
Yohanes Andigala, Bocah pelajar SMP Silawan yang nekat memanjat tiang bendera saat tali putus demi kibarkan Merah-Putih 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM - Video bocah SMP naik tiang bendera di Atambua viral di dunia maya.  Bocah bernama Johannes Adekalla atau yang dipanggil Johny Kala itu punya latar belakang seorang pengungsi.

Melansir laman instagram indozone.id, orangtua dari Johannes Adekalla sebelumnya viral dengan nama Yohanes Andigala dan Johny Galla ternyata merupakan bekas pengungsi Timor Leste yang memilih Indonesia pacsa referendum pada tahun 1999.

"Sejak mengungsi pasca-Timor Timur lepas dari pangkuan RI, pasangan ini memilih menetap di Silawan, Kabupaten Belu," kata seorang sumber dari Atambua, Ibu Kota Kabupaten Belu.

Meski begitu, mereka tetap mendidik anak-anaknya untuk mencintai Indonesia dan menjunjung tinggi nasionalisme.

"Sama seperti orang tuanya yang juga tetap setia kepada merah putih dan NKRI dan meninggalkan tanah kelahiranya di Timor Leste untuk menetap di Indonesia," katanya lagi.

Seperti diketahui, nama anak lelaki yang kerap disapa ini Johny viral setelah videonya, saat memanjat tiang bendera, viral di media sosial.

Johny membuat banyak netizen terharu, karena dengan berani memanjat tiang setinggi belasan meter, demi memperbaiki tali tiang bendera yang putus.

Kesigapan Johannes saat memperbaiki tali bendera yang bermasalah, dipuji oleh banyak pihak. Perbuatannya membuat suasana tegang saat upacara, berangsur-angsur cair.

Pujian pun diberikan oleh Wakil Bupati Belu JT Ose Luan.

"Ya, bocah Yohanes telah menyelamatkan merah putih di peringatan hari yang paling bersejarah bagi bangsa Indonesia itu," katanya.

Johannes Adekalla tinggal di RT 12/RW 05 Dusun Halimuti, Desa Silawan ini tak pernah menyangka dirinya bakal menjadi perhatian publik.

Bocah yang duduk di bangku kelas VII SMPN Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, hanya spontan saja memanjat tiang bendera.

Tak ada yang menyuruhnya.
Tindakan itu ia lakukan karena hanya ingin melihat bendera Merah Putih berkibar saat upacara HUT Kemerdekaan RI di Pantai Mota'an, Desa Silawan, Kabupaten Belu, Jumat (17/8/2018).
Halaman
1234
Penulis: Putrie Agusti Saleha
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help