AIESEC Gelar Workshop Pentingnya Bahasa Inggris bagi Komunitas Wisata Basel

Ada empat komunitas yang mengikuti workshop ini, yaitu komunitas wisata Pantai Kapur, Pantai

AIESEC Gelar Workshop Pentingnya Bahasa Inggris bagi Komunitas Wisata Basel
Ist
Pose bersama Pemateri workshop sekaligus merupakan tim pengembangan wisata dari program Wonderful Bangka Belitung AIESEC Indonesia 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) baru-baru ini menyelenggarakan workshop bagi para komunitas wisata di Bangka Selatan.

Ada empat komunitas yang mengikuti workshop ini, yaitu komunitas wisata Pantai Kapur, Pantai Kelisut, Pantai Tanjung Kerasak dan Batu Belimbing. 

Penyelenggaraan workshop ini merupakan salah satu dari program yang direncanakan untuk memajukan pariwisata Kabupaten Bangka Selatan oleh salah satu divisi tim Wonderful Bangka Belitung Project AIESEC, yakni divisi Tourism Developer atau dalam Bahasa Indonesia divisi Pengembangan Wisata.

Dalam workshop ini anggota divisi Pengembangan Pariwisata yang berasal dari Luar Negeri mengajarkan kemampuan berbahasa asing dasar yakni Bahasa Inggris agar mempermudah komunikasi kepada wisatawan asing kedepannya.

Seperti memperkenalkan diri, mengajarkan kata dasar, dan mempelajari kosakata dasar bahkan dalam kegiatan ini juga disediakan permainan agar para peserta memiliki keberanian untuk berbicara dalam Bahasa Inggris.

" Actually some people could speaks and understand english so we might have to motivate them to speak english more often in this workshop (Sebenarnya beberapa orang-orang komunitas lokal sudah mengerti berbahasa Inggris, jadi kami hanya memberikan motivasi untuk mereka supaya lebih sering mempraktekkan bahasa Inggris) ", ujar Aahna, mahasiswa India sekaligus menjadi pemateri dalam workshop tersebut, Minggu (19/8/2018)

Selain mahasiswa Workshop tersebut juga melibatkan pelajar dari Lembaga Kursus Bahasa Inggris di Toboali.

Dimana mereka menuntun para peserta untuk lebih mengerti dengan instruksi pemateri.

Siswa-siswa tersebut juga turut serta belajar Bahasa Inggris langsung dengan mahasiswa asing sehingga lebih percaya diri dengan apa yang telah mereka pelajari. 

" Seru aja karena sambil berinteraksi kepada para Bule,  kami juga belajar untuk berani berbicara,"  ungkap Naufal, seorang pelajar Kursus Berbahasa Inggris Lokal.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved