Rayakan Hari Kemerdekaan ke 73 RI, Kampung Jawa Sungailiat Bangka Gelar Jalan Sehat dan Lomba

Warga RT 5 dan RT 7 Kampung Jawa Sungaliat Kabupaten Bangka menggelar pesta 17-An dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia

Rayakan Hari Kemerdekaan ke 73 RI, Kampung Jawa Sungailiat Bangka Gelar Jalan Sehat dan Lomba
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Senam massal meneriakkan HUT Kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia di Kampung Jawa Sungaliat Kabupaten Bangka Minggu (19/8/2018). Deddy Marjaya 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Warga RT 5 dan RT 7 Kampung Jawa Sungaliat Kabupaten Bangka menggelar pesta 17-An dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia, Minggu (19/7/2018) dengan menggelar jalan sehat.

Namun sedikit berbeda ratusan peserta yang ikut ambil bagian jaln sehat membawa kantong plastik untuk memunguti sampah disepanjang jalur yang dilalui di Kampung Jawa.

"Ini mengajarkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dilingkungan sembari jalan sehat," kata Feggy Vera Lusianti ketua pelaksana kegiatan.

Usai menggelar jalan sehat warga diajak untuk senam bersama dipandu oleh isntruktur senam yang diundang.

Rangkaian kegiatan 17 an memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Lamongan Jawa sudah digelar sejak Jumat (17/8/2018) dan puncaknya dilaksanakan Minggu (19/8/2018) malam.

Puncak acara digelar pentas seni dan hiburan sekaligus pembagian hadiah lomba lomba.

Lomba yang digelar antara lain lomba karaoke, lomba joget balom, lomba lari kelereng, memasukkan pensil dibotol, makan kerupuk, lomba karet estafet , lomba estafet sagu, dan lainnya.

Sepanjang lomba yang digelar dipenuhi canda tawa  sehingga berlangsung penuh kekeluargaan.

Selain pentas seni yang diisi oleh masyarakat terutama anak anak juga digelar nonton bareng layar tancap film Jendral Soedirman yang difasilitasi oleh Kantor BKKBN Bangka.

"Untuk dana kita swadaya juga ada bantuan dari sejumlah donatur yang peduli," kata Feggy

Menurut Veronica panitia lainnya kegiatan ini digagas oleh ibu ibu yang ingin memberikan hiburan kepada masyarakat kampung Jawa khususnya anak anak yang sudah cukup lama tidak dilaksanakan.

Sekaligus mengingatkan anak anak bahwa permainan rakyat sangat beragam.

"Permainan 17-An harus terus dihidupkan karena selain menghibur juga mencerminkan kebersamaan itulah maka ibu ibu dikampung berinisiatif menggelar kegiatan," kata Veronica.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved