Ini Hasil Sidak Sejumlah Arena Permainan Ketangkasan, Tidak Ada Perjudian Namun Ini yang Ditemukan

Sidak di sejumlah arena permainan ketangkasan belum ditemukan adanya indikasi perjudian dan tidak ditemukan anak-anak dibawah umur yang bermain disana

Ini Hasil Sidak Sejumlah Arena Permainan Ketangkasan, Tidak Ada Perjudian Namun Ini yang Ditemukan
Bangka Pos / Ira kurniati
Sidak yang dilakukan tim gabungan ke sejumlah arena permainan ketangkasan. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah arena permainan ketangkasan belum ditemukan adanya indikasi perjudian dan tidak ditemukan anak-anak dibawah umur yang bermain disana.

Tujuh arena ketangkasan yang didatangi oleh Tim gabungan Polres Pangkalpinang, Pemkot Pangkalpinang dan Satuan Polisi pamong praja diantaranya, Big Zone, Galaxy , game 99, fortune, 33 Zone, Vivo dan Golden zone.

Kasat Intel Polres Pangkalpinang Iptu Navy Pradhana menyebutkan, pihak kepolisian akan tetap terus melakukan pengawasan terhadap aktifitas dari arena game ketangkasan tersebut.

Ia melanjutkan, apabila terbukti adanya pelanggaran, pihak kepolisian akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah daerah untuk melakukan pencabutan izin dan jika terbukti melanggar hukum, akan di proses secara hukum.

"Untuk masalah indikasi judi, harus tertangkap tangan, karena semua bentuk permainan pasti terindikasi judi karena yang melakukan perjudian tersebut merupakan oknum." Kata Iptu Navy, mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, Senin (20/8/2018).

Sementara itu, Kepala Bidang PTSP Dinas PMPTSP dan Naker Pangkalpinang, Arbian mengatakan arena ini masuk dalam perizinan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Pihaknya pun hanya sebatas melaksanakan perizinan yang bersifat administratif.

"Kami hanya mengeluarkan perizinan yang bersifat administratif. Teknis nya tetap dilakukan oleh OPD teknis." ujar Arbian.

Ia menyebutkan, pihaknya selaku memberi perizinan, mengeluarkan izin sesuai dengan permohonan yang diajukan dan sudah dilakukan uji teknis oleh dinas terkait sebelumnya.

Namun ia melihat, adanya ketidaksesuaian antara permohonan yang ia terima dan fakta di lapangan.

Pada peninjauan ke arena permainan ketangkasan ini, ia menemukan satu diantara tempat lainnya yang mengajukan permohonan mesin permainan sebanyak 14 unit. Namun berdasarkan hasil sidak, terdapat 32 mesin yang ditemukan pada arena tersebut.

"Ada perbedaan mesin antara dipermohonan dan lapangan. Hasil ini, dinas teknis yang diusulkan adanya pembaharuan." imbuhnya.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved