Jelang Lebaran Idul Adha, Warga Kesulitan Cari Gas Elpiji 3 kg

Dalam tiga hari terakhir ini, masyarakat di Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat dan sekitarnya kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg.

Jelang Lebaran Idul Adha, Warga Kesulitan Cari Gas Elpiji 3 kg
Ist
Tabung gas 3 Kg kosong di Pangkalan Kecamatan Kelapa yang kosong 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam tiga hari terakhir ini, masyarakat di Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat dan sekitarnya kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg.

Warga Kelapa, Nijam menuturkan, sudah tiga hari ini sulit mencari gas elpiji  3 kg. Untuk menutupi ini dirinya menggunakan kayu bakar saat masak.

"Kami dapat satu tabung di pangkalan, jadilah untuk masak mau lebaran ini, payah gas bener, gas di pangkalan tadi tidak sampai sejam, barang habis diserbu orang," kisah Nijam kepada bangkapos.com Senin (20/8).

Warga lainnya, Reswan mengatakan, setiap menghadapi hari besar keagamaan seperti lebaran, selalu sulit mencari gas.

"Cari saja sulit, kami tadi beli langsung di pangkalan di Kelapa, jadilah dapat satu tabung, maunya tiga tabung, tapi cuma dapat satu, ya untuk masak-masak, besok kan hari ngrebus," ujar Reswan.

Menurut Reswan, seharusnya kalau menghadapi momen-momen lebaran seperti ini, pemerintah dan pertamina harus menambah suplai gas, agar masyarakat tidak kesulitan.

"Di Kelapa sendiri banyak orang kesulitan cari gas 3 kg, banyak yang tidak kebagi, karena jumlah gas di pangkalan juga terbatas," jelasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Ratih (46), warga Muntok, gas 3 kg sulit didapatkan menjelang Idul adha.

Dua hari ini pangkalan diwilayahnya selalu ramai antrian pembeli.

Pengelola Pangkalan Gas 3 kg di Kecamatan Kelapa, Iis mengungkapkan, dalam tiga hari terakhir ini, banyak warga mencari gas khususnya yang 3 kg.

Menurutnya kebutuhan gas menjelang perayaan hari besar keagamaan selalu meningkat. Dirinyapun tidak bisa berbuat banyak karena hanya sebagai penyuplai.

"Dari dulu kalau menghadapi momen lebaran begini, kebutuhan gas selalu tinggi, masyarakat sering susah cari gas. Kami sebagai pangkalan 3 kg, hanya menerima suplai saja dari agen, berapapun jumlahnya kami terima," ujar Iis.

Iis mengungkapkan, warga yang beli gas di pangkalannya tidak hanya dari wilayah Kelapa, Tempilang Kabupaten Bangka Barat. Sebagian dari Bangka.

"Tapi warga dari desa-desa di Kecamatan Riausilip, Bakam Kabupaten Bangka, juga menyerbu ke pangkalan kami, mereka jauh-jauh puluhan kilo meter datang ke pangkalan gas 3 kg, hanya untuk beli satu tabung gas saja," ujar Iis.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved