Komentar Pemilik Rumah Makan Ratu Rasa, Usai Rumah Makannya Diisukan Tak Halal

Rita pemilik rumah makan Ratu Rasa menyampaikan tanggapannya terhadap isu yang beredar bahwa rumah makannya menggunakan bahan makanan tak halal.

Komentar Pemilik Rumah Makan Ratu Rasa, Usai Rumah Makannya Diisukan Tak Halal
Konferensi pers yang diadakan terkait isu kehalalan dua pelaku usaha di Pandan House Restaurant pada Senin (20/8/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM  - Suara Rita pemilik rumah makan Ratu Rasa bergetar saat menyampaikan tanggapannya terhadap isu yang beredar bahwa rumah makannya menggunakan bahan makanan tak halal.

Ia mengatakan meski diterpa isu tak sedap, pihaknya tetap beroperasi seperti biasa. Walaupun ia tak menampik jumlah pelanggan yang datang memang mengalami penurunan dibanding biasanya.

"Mau menjelaskan kalau isu tidak benar pun sudah, orang tidak akan percaya. Mau bilang rumah makan kami gunakan bahan halal pun bukan kewenangan kami," jelasnya pada Senin (20/8/2018).

"Langganan saya pun sampai menelpon dan wa menanyakan isu ini Saya gak berani klarifikasi," imbuhnya murung.

Terkait hasil audit LPPOM MUI adanya ang ciu atau air tapai ia mengakui memang benar adanya. Bahan tersebut memang sebelumnya digunakan sebagai penyedap, tapi kini sudah tak digunakannya lagi.

"Saya tidak tahu memang, diproduknya tercantum BPOM, saya tidak tahu LPPOM dan BPOM itu beda," jelasnya.

Selanjutnya Rita masih meminta waktu buat mengajukan kembali jaminan sertifikasi halal oleh LPPOM.(*)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help